Al-A'raaf
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
قَالَ قَدْ وَقَعَ عَلَيْكُم مِّن رَّبِّكُمْ رِجْسٌ وَغَضَبٌ ۖ أَتُجَـٰدِلُونَنِى فِىٓ أَسْمَآءٍ سَمَّيْتُمُوهَآ أَنتُمْ وَءَابَآؤُكُم مَّا نَزَّلَ ٱللَّهُ بِهَا مِن سُلْطَـٰنٍ ۚ فَٱنتَظِرُوٓا۟ إِنِّى مَعَكُم مِّنَ ٱلْمُنتَظِرِينَ 71
(71) Hud عليه السلام berkata kepada mereka, ﴾ قَدۡ وَقَعَ عَلَيۡكُم مِّن رَّبِّكُمۡ رِجۡسٞ وَغَضَبٌۖ ﴿ "Sungguh sudah pasti kamu akan ditimpa azab dan kemarahan dari Rabbmu." Yakni azab itu pasti terjadi, karena penyebab-penye-babnya telah terpenuhi dan waktu kebinasaan telah tiba. ﴾ أَتُجَٰدِلُونَنِي فِيٓ أَسۡمَآءٖ سَمَّيۡتُمُوهَآ أَنتُمۡ وَءَابَآؤُكُم ﴿ "Apakah kamu sekalian hendak berbantah de-nganku tentang nama-nama (berhala) yang kamu dan nenek moyangmu menamakannya", yakni, bagaimana kamu mendebat perkara-perkara yang tidak ada hakikatnya dan dalam perkara berhala yang kamu namakan sebagai tuhan padahal ia sama sekali tidak memiliki sifat ketuhanan. ﴾ مَّا نَزَّلَ ٱللَّهُ بِهَا مِن سُلۡطَٰنٖۚ ﴿ "Padahal Allah sekali-kali tidak me-nurunkan hujjah untuk itu." Seandainya berhala-berhala itu adalah benar, niscaya Allah akan menurunkan hujjah untuk itu. Tidak turunnya hujjah tentang hal itu adalah bukti kebatilannya, karena tidak ada perkara yang menjadi suatu tujuan –lebih-lebih perkara-perkara besar– kecuali Allah telah menjelaskan hujjah-hujjahNya yang memadahi dan ilmu yang tidak samar sedikit pun. ﴾ فَٱنتَظِرُوٓاْ ﴿ "Maka tunggulah (azab itu)", yang akan menimpamu yang telah aku janjikan kepadamu. ﴾ إِنِّي مَعَكُم مِّنَ ٱلۡمُنتَظِرِينَ ﴿ "Sesungguhnya aku juga termasuk orang yang menunggu bersama kamu." Meski kedua penung-guan itu tidaklah sama, menunggunya orang yang cemas terhadap turunnya azab dan menunggunya orang yang berharap pertolongan dan pahala dari Allah.