Aller au contenu
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Az-Zumar
Sourate 39

Az-Zumar

Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.

Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22

Verset 2

إِنَّآ أَنزَلْنَآ إِلَيْكَ ٱلْكِتَـٰبَ بِٱلْحَقِّ فَٱعْبُدِ ٱللَّهَ مُخْلِصًا لَّهُ ٱلدِّينَ 2

(2) Dan bersama ini, makin jelas kesempurnaannya dengan orang yang al-Qur`an itu diturunkan kepadanya, yaitu Nabi Muhammad a yang merupakan manusia termulia. Maka dapat diketahui bahwa al-Qur`an adalah kitab termulia, dan dengan membawa apa ia diturunkan, yaitu kebenaran. Al-Qur`an turun dengan membawa kebenaran yang tidak diragukan lagi, untuk mengeluarkan manusia dari berbagai kegelapan menuju nur (cahaya terang); ia turun membawa kebenaran di dalam kabar-kabarnya yang benar dan hukum-hukum (aturan-aturan)nya yang adil. Maka semua apa yang ditunjukkannya adalah merupakan kebenaran yang paling agung dari seluruh tuntutan ilmiah; dan tidak ada se-sudah kebenaran selain kesesatan. Oleh karena ia turun dari Yang Mahabenar, mengandung kebenaran untuk memberi petunjuk kepada manusia melalui ma-nusia yang paling mulia, maka kenikmatan yang terdapat di da-lamnya sangat agung dan sangat besar dan wajib disyukuri, yaitu dengan menuluskan ketaatan hanya kepada Allah. Maka dari itu Dia berfirman, ﴾ فَٱعۡبُدِ ٱللَّهَ مُخۡلِصٗا لَّهُ ٱلدِّينَ ﴿ "Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya," maksudnya, tuluskanlah kepada Allah سبحانه وتعالى semua agamamu, baik berupa syariat yang nampak dan syariat yang tidak nampak, yaitu Islam, Iman, dan Ihsan, dengan cara mengesakan Allah سبحانه وتعالى dengannya dan dengan niat mengharap-kan keridhaanNya, bukan niat-niat apa pun yang lainnya.