Luqman
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
أُو۟لَـٰٓئِكَ عَلَىٰ هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ ۖ وَأُو۟لَـٰٓئِكَ هُمُ ٱلْمُفْلِحُونَ 5
(5) Maka ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ ﴿ "mereka itulah" orang-orang yang berbuat ihsan, yang memadukan antara ilmu yang sempurna dan amal ﴾ عَلَىٰ هُدٗى ﴿ "(orang-orang yang) tetap mendapat petunjuk" yang sangat besar. Demikianlah yang dapat dipahami dari bentuk kata "nakirah." Pe-tunjuk tersebut mencapai dan sampai kepada mereka ﴾ مِّن رَّبِّهِمۡۖ ﴿ "dari Rabbnya," yang terus membimbing mereka dengan berbagai nikmat dan mencegah berbagai bencana dari mereka. Inilah petunjuk yang Dia sampaikan kepada mereka dari tarbiyah (bimbingan) khusus-Nya kepada para waliNya, dan ini merupakan bentuk tarbiyah yang paling utama. ﴾ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ ﴿ "Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung," yaitu orang-orang yang meraih keridhaan Tuhannya dan pahala duniawi dan ukhrawiNya, mereka selamat dari murka dan siksa-anNya. Dan itu semua terjadi karena mereka menempuh jalan ke-beruntungan, yaitu jalan yang tidak ada jalan lain selain itu untuk mencapainya.