Aller au contenu
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ar-Room
Sourate 30

Ar-Room

Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.

Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22

Versets 44–45

مَن كَفَرَ فَعَلَيْهِ كُفْرُهُۥ ۖ وَمَنْ عَمِلَ صَـٰلِحًا فَلِأَنفُسِهِمْ يَمْهَدُونَ 44 لِيَجْزِىَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ مِن فَضْلِهِۦٓ ۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلْكَـٰفِرِينَ 45

(44-45) Maka ﴾ مَن كَفَرَ ﴿ "barangsiapa yang kafir" di antara mereka ﴾ فَعَلَيۡهِ كُفۡرُهُۥۖ ﴿ "maka dia sendirilah yang menanggung akibat keka-firannya," dialah yang akan disiksa disebabkan dirinya sendiri, setiap diri yang berdosa tidak menanggung dosa orang lain. ﴾ وَمَنۡ عَمِلَ صَٰلِحٗا ﴿ "Dan barangsiapa yang beramal shalih," berupa (menunaikan) hak-hak Allah dan hak-hak manusia yang wajib dan yang dianjurkan, ﴾ فَلِأَنفُسِهِمۡ ﴿ "maka untuk diri mereka sendiri," bukan untuk orang lain ﴾ يَمۡهَدُونَ ﴿ "mereka menyiapkan." Maksudnya, mereka mempersiapkan, dan untuk diri mereka sendiri, mereka memakmurkan akhiratnya, mereka bersiap-siap untuk meraih tempat-tempat tinggal dan bilik-biliknya. Walau demikian, balasan untuk mereka tidak terbatas pada amal perbuatan mereka. Bahkan Allah memberi mereka ba-lasan dari karuniaNya yang berlimpah dan kemurahanNya yang tidak terbatas yang sama sekali tidak bisa dicapai dengan amal mereka. Yang demikian itu adalah karena Allah mencintai mereka. Apabila Allah telah mencintai seorang hamba, maka Allah mencu-rahkan karuniaNya padanya sebanyak-banyaknya, dan melipat-gandakan pemberianNya yang sangat mewah, menganugerahkan kepadanya berbagai nikmat lahir dan batin. Ini berbeda dengan orang-orang kafir. Sesungguhnya Allah, tatkala membenci dan murka terhadap mereka, maka Dia menyiksa dan menghukumnya, dan tidak menambah sebagaimana Dia menambah kepada orang-orang sebelumnya (yang beriman). Maka dari itu Dia berfirman, ﴾ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلۡكَٰفِرِينَ ﴿ "Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang ingkar."