Aller au contenu
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Ankaboot
Sourate 29

Al-Ankaboot

Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.

Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22

Verset 27

وَوَهَبْنَا لَهُۥٓ إِسْحَـٰقَ وَيَعْقُوبَ وَجَعَلْنَا فِى ذُرِّيَّتِهِ ٱلنُّبُوَّةَ وَٱلْكِتَـٰبَ وَءَاتَيْنَـٰهُ أَجْرَهُۥ فِى ٱلدُّنْيَا ۖ وَإِنَّهُۥ فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ لَمِنَ ٱلصَّـٰلِحِينَ 27

(27) ﴾ وَوَهَبۡنَا لَهُۥٓ إِسۡحَٰقَ وَيَعۡقُوبَ ﴿ "Dan Kami anugerahkan kepada Ibrahim; Ishaq dan Ya'qub," maksudnya, setelah dia berpindah tem-pat ke Syam, ﴾ وَجَعَلۡنَا فِي ذُرِّيَّتِهِ ٱلنُّبُوَّةَ وَٱلۡكِتَٰبَ ﴿ "dan Kami jadikan kenabian dan al-Kitab pada keturunannya," sehingga tidak ada nabi sesudahnya kecuali dari keturunannya, dan tidak pula ada kitab suci yang di-turunkan kecuali kepada keturunannya, hingga akhirnya ditutup dengan keturunannya, yaitu Muhammad a, dan semoga shalawat dan salam dicurahkan kepada mereka semua. Ini merupakan kemuliaan dan kebanggaan yang paling tinggi, yaitu hidayah, rahmat, kebahagiaan, keberuntungan dan keselamatan berada pada anak keturunannya, dan melalui mereka orang-orang mendapat petunjuk, kaum beriman dapat beriman dan orang-orang shalih menjadi shalih, ﴾ وَءَاتَيۡنَٰهُ أَجۡرَهُۥ فِي ٱلدُّنۡيَاۖ ﴿ "dan Kami berikan padanya balasan di dunia," berupa istri yang cantik jelita, rizki yang berlimpah, anak-anak yang menjadi penyejuk hati, mengenal Allah, mencintaiNya serta berinabah kepadaNya. ﴾ وَإِنَّهُۥ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ لَمِنَ ٱلصَّٰلِحِينَ ﴿ "Dan sesungguhnya dia di akhirat, benar-benar termasuk orang-orang yang shalih," bahkan dia dan Muhammad a adalah orang-orang shalih yang paling utama secara mutlak dan yang tertinggi kedudukannya. Dengan demikian, Allah سبحانه وتعالى telah mengaruniakan kepadanya dua kebahagiaan; dunia dan akhirat.