An-Naml
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
أَمَّن يَبْدَؤُا۟ ٱلْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥ وَمَن يَرْزُقُكُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ ۗ أَءِلَـٰهٌ مَّعَ ٱللَّهِ ۚ قُلْ هَاتُوا۟ بُرْهَـٰنَكُمْ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ 64
(64) Maksudnya, siapakah yang memulai penciptaan dan menjadikan makhluk-makhluk ini, dan memulai penciptaannya kemudian mengulangi penciptaan pada Hari Kiamat dan kebang-kitan? ﴾ وَمَن يَرۡزُقُكُم مِّنَ ٱلسَّمَآءِ وَٱلۡأَرۡضِۗ ﴿ "Dan siapa (pula) yang memberikan rizki kepadamu dari langit dan bumi," berupa hujan dan tumbuh-tumbuh-an?! ﴾ أَءِلَٰهٞ مَّعَ ٱللَّهِۚ ﴿ "Apakah di samping Allah ada sembahan (yang lain)?" Yang melakukannya dan kuasa atasnya. ﴾ قُلۡ هَاتُواْ بُرۡهَٰنَكُمۡ ﴿ "Katakanlah, 'Unjukkanlah bukti kebenaranmu'." Maksudnya, argumen dan dalil kalian yang membuktikan kebenaran apa yang kalian katakan. ﴾ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ﴿ "Jika kamu orang-orang yang benar." Kalau tidak, maka dengan asumsi bahwa kalian mengatakan, "Sesungguhnya patung-patung memiliki persekutuan denganNya dalam hal itu," maka hal itu hanya klaim semata yang kalian bisa membenarkannya dengan bukti. Kalau tidak, maka ketahuilah bahwa kalian telah berbuat kepalsuan, kalian tidak mempunyai argumen. Maka kembalilah kepada dalil-dalil yang pasti dan argumen-argumen yang meya-kinkan yang membuktikan bahwa Allah semata yang melakukan semua itu, dan hanya Dia semata yang berhak mendapat curahan segala bentuk ibadah dan pengabdian kepadaNya.