Aller au contenu
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ash-Shu'araa
Sourate 26

Ash-Shu'araa

Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.

Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22

Versets 200–203

كَذَٰلِكَ سَلَكْنَـٰهُ فِى قُلُوبِ ٱلْمُجْرِمِينَ 200 لَا يُؤْمِنُونَ بِهِۦ حَتَّىٰ يَرَوُا۟ ٱلْعَذَابَ ٱلْأَلِيمَ 201 فَيَأْتِيَهُم بَغْتَةً وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ 202 فَيَقُولُوا۟ هَلْ نَحْنُ مُنظَرُونَ 203

(200-203) Akan tetapi pendustaan mereka terhadapnya adalah (pendustaan) tanpa syubhat. Tidaklah ia melainkan keka-firan dan sikap keras kepala belaka, dan merupakan perkara yang telah diwariskan oleh umat-umat yang mendustakan. Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ كَذَٰلِكَ سَلَكۡنَٰهُ فِي قُلُوبِ ٱلۡمُجۡرِمِينَ ﴿ "Demikianlah Kami memasukkannya ke dalam hati orang-orang yang durhaka." Maksudnya, Kami masukkan pendustaan itu dan Kami menggabungkannya kepada hati orang-orang yang durhaka, sebagaimana benang di-masukkan ke dalam lubang jarum. Maka hati mereka menyerapnya sehingga pendustaan itu menjadi karakternya. Hal itu disebabkan kezhaliman dan kedurhakaan mereka. Maka dari itu ﴾ لَا يُؤۡمِنُونَ بِهِۦ حَتَّىٰ يَرَوُاْ ٱلۡعَذَابَ ٱلۡأَلِيمَ ﴿ "mereka tidak beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih," atas pendustaan mereka. ﴾ فَيَأۡتِيَهُم بَغۡتَةٗ وَهُمۡ لَا يَشۡعُرُونَ ﴿ "Maka datanglah azab kepada mereka dengan mendadak, sedang mereka tidak menyadarinya." Maksudnya, azab itu menimpa mereka saat mereka lalai, tidak merasakan dan tidak menyadari kedatangannya, agar azab itu menjadi lebih telak dalam menyiksa dan menghajar mereka. ﴾ فَيَقُولُواْ ﴿ "Lalu mereka ber-kata," pada kala itu, ﴾ هَلۡ نَحۡنُ مُنظَرُونَ ﴿ "Apakah kami dapat diberi tangguh?" Maksudnya, mereka meminta agar diberi tangguh dan tempo waktu. Namun apa boleh buat, semuanya sudah berlalu, dan azab yang tidak akan diangkat dan tidak akan dihentikan dari mereka pun telah menimpa.