Aller au contenu
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Furqaan
Sourate 25

Al-Furqaan

Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.

Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22

Verset 60

وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱسْجُدُوا۟ لِلرَّحْمَـٰنِ قَالُوا۟ وَمَا ٱلرَّحْمَـٰنُ أَنَسْجُدُ لِمَا تَأْمُرُنَا وَزَادَهُمْ نُفُورًا ۩ 60

(60) Oleh karenanya Dia berfirman, ﴾ وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ ٱسۡجُدُواْۤ لِلرَّحۡمَٰنِ ﴿ "Dan apabila dikatakan kepada mereka, 'Sujudlah kamu sekalian kepada Yang Maha Penyayang'," yaitu (kepada Yang Maha Penyayang) se-mata yang telah mengaruniakan kepada kalian seluruh kenikmatan dan mencegah seluruh bencana dari kalian, ﴾ قَالُواْ ﴿ "mereka menja-wab," dengan sikap ingkar dan kufur, ﴾ وَمَا ٱلرَّحۡمَٰنُ ﴿ "Siapakah Yang Maha Penyayang itu," dengan anggapan mereka yang rusak, bahwa mereka tidak mengenal "Yang Maha Pemurah." Dan mereka men-jadikan bagian dari cemoohan mereka terhadap rasul adalah ucapan mereka, "Dia melarang kita menyembah sembahan-sembahan lain bersama Allah, sedangkan dia menyeru sembahan yang lain ber-samaNya dengan mengatakan, 'Ya Rahman!'[31] dan lain-lain," seba-gaimana difirmankan oleh Allah سبحانه وتعالى, ﴾ قُلِ ٱدۡعُواْ ٱللَّهَ أَوِ ٱدۡعُواْ ٱلرَّحۡمَٰنَۖ أَيّٗا مَّا تَدۡعُواْ فَلَهُ ٱلۡأَسۡمَآءُ ٱلۡحُسۡنَىٰۚ ﴿ "Katakanlah, 'Serulah Allah atau serulah ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai Asma`ul Husna (nama-nama yang terbaik)." (Al-Isra`: 10). Jadi, nama-nama Allah سبحانه وتعالى itu banyak, karena banyaknya sifat-sifatNya, dan kuantitas jumlah kesempurnaanNya, dan setiap ma-sing-masing menunjukkan kepada sifat kesempurnaanNya. ﴾ أَنَسۡجُدُ لِمَا تَأۡمُرُنَا ﴿ "Apakah kami akan sujud kepada Rabb Yang kamu memerintahkan kami (bersujud kepadaNya)," maksudnya, hanya ka-rena perintahmu kepada kami. Ungkapan ini berdasarkan atas pendustaan mereka terhadap Rasul dan keengganan mereka untuk menaatinya. ﴾ وَزَادَهُمۡ ﴿ "Dan (perintah sujud) menambah mereka," mak-sudnya, ajakanmu untuk bersujud kepada ar-Rahman membuat mereka bertambah ﴾ نُفُورٗا۩ ﴿ "lari (dari iman)," maksudnya lari dari kebenaran menuju kebatilan dan bertambah kafir dan sengsara.