Aller au contenu
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Maryam
Sourate 19

Maryam

Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.

Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22

Verset 45

يَـٰٓأَبَتِ إِنِّىٓ أَخَافُ أَن يَمَسَّكَ عَذَابٌ مِّنَ ٱلرَّحْمَـٰنِ فَتَكُونَ لِلشَّيْطَـٰنِ وَلِيًّا 45

(45) Oleh karenanya, Nabi Ibrahim mengatakan,﴾ يَٰٓأَبَتِ إِنِّيٓ أَخَافُ أَن يَمَسَّكَ عَذَابٞ مِّنَ ٱلرَّحۡمَٰنِ ﴿ "Wahai bapakku, sesungguhnya aku khawatir, kamu akan ditimpa azab dari Dzat Yang Maha Pemurah," yaitu dengan sebab tindakanmu berulang-ulang dalam kekufuran dan tindakan-mu yang terus menerus tenggelam dalam melampaui batas ﴾ فَتَكُونَ لِلشَّيۡطَٰنِ وَلِيّٗا 45 ﴿ "sehingga kamu menjadi kawan bagi setan," di dunia dan akhirat. Akibatnya, engkau akan menempati kedudukannya yang tercela, menjalani kehidupan pada wilayah kekuasaannya yang buruk. Nabi Ibrahim menempuh cara bertahap dalam mendakwahi bapaknya dengan memulai dengan cara paling lunak lalu cara-cara terlunak (setelahnya). (Pertama) Ibrahim memberitahukan tentang ilmunya seraya berkata, "Keunggulan ilmu itu menuntut ayah untuk mengikutiku, jika engkau menaatiku, maka engkau telah mendapat-kan petunjuk ke jalan yang lurus." Setelah itu, Ibrahim melarang bapaknya menyembah setan serta memberitahukan akibat-akibat buruknya. Selanjutnya (yang kedua), beliau mengingatkan bapak-nya tentang azab dan siksa Allah, jika sang bapak tetap seperti itu, dan bahwa dia akan menjadi teman setan.