Al-Kahf
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
قَالَ هَـٰذَا رَحْمَةٌ مِّن رَّبِّى ۖ فَإِذَا جَآءَ وَعْدُ رَبِّى جَعَلَهُۥ دَكَّآءَ ۖ وَكَانَ وَعْدُ رَبِّى حَقًّا 98
(98) Setelah dia melakukan tindakan yang indah dan (mem-bangun) peninggalan yang agung ini, maka dia menisbatkan kenik-matan itu kepada Allah. Dia berkata, ﴾ هَٰذَا رَحۡمَةٞ مِّن رَّبِّيۖ ﴿ "Ini (dinding) adalah rahmat dari Rabbku," maksudnya berasal dari keutamaan dan kebaikanNya yang tercurahkan bagiku. Inilah kondisi para khali-fah (penguasa) yang shalih, saat mereka menerima kenikmatan yang agung dari Allah, niscaya rasa syukur, penetapan, dan pengakuan terhadap kenikmatan Allah semakin meningkat. Seperti yang di-katakan oleh Sulaiman عليه السلام ketika singgasana ratu Saba` muncul di hadapannya, padahal jaraknya sangat jauh. Beliau berkata, ﴾ هَٰذَا مِن فَضۡلِ رَبِّي لِيَبۡلُوَنِيٓ ءَأَشۡكُرُ أَمۡ أَكۡفُرُۖ ﴿ "Ini termasuk karunia Rabbku untuk mengujiku apakah aku ber-syukur atau mengingkari (nikmatNya)." (An-Naml: 40). Berbeda halnya dengan orang-orang yang sombong, takabur, dan congkak di atas bumi ini, kenikmatan-kenikmatan yang besar semakin menambah keburukan dan kesombongan mereka. Seperti yang dikatakan oleh Qarun tatkala dikaruniai Allah perbendaharaan kekayaan yang (berat) kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sekumpulan orang kuat-kuat. Dia berkata, ﴾ إِنَّمَآ أُوتِيتُهُۥ عَلَىٰ عِلۡمٍ عِندِيٓۚ ﴿ "Sesungguhnya aku hanya diberi harta karena ilmu yang ada padaku." (Al-Qashash: 78). Dan FirmanNya, ﴾ فَإِذَا جَآءَ وَعۡدُ رَبِّي ﴿ "Maka apabila sudah datang janji Rabbku," yaitu janji kemunculan Ya'juj dan Ma'juj ﴾ جَعَلَهُۥ دَكَّآءَۖ ﴿ "Dia akan menjadikannya hancur luluh," menghancurkan dinding yang kuat dan kokoh itu sehingga roboh dan rata dengan tanah, ﴾ وَكَانَ وَعۡدُ رَبِّي حَقّٗا 98 ﴿ "dan janji Rabbku itu adalah benar."