Al-Israa
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
وَجَعَلْنَا ٱلَّيْلَ وَٱلنَّهَارَ ءَايَتَيْنِ ۖ فَمَحَوْنَآ ءَايَةَ ٱلَّيْلِ وَجَعَلْنَآ ءَايَةَ ٱلنَّهَارِ مُبْصِرَةً لِّتَبْتَغُوا۟ فَضْلًا مِّن رَّبِّكُمْ وَلِتَعْلَمُوا۟ عَدَدَ ٱلسِّنِينَ وَٱلْحِسَابَ ۚ وَكُلَّ شَىْءٍ فَصَّلْنَـٰهُ تَفْصِيلًا 12
(12) Allah تعالى berfirman, ﴾ وَجَعَلۡنَا ٱلَّيۡلَ وَٱلنَّهَارَ ءَايَتَيۡنِۖ ﴿ "Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda," maksudnya keduanya merupakan bukti yang menunjukkan kesempurnaan kekuasaan Allah dan ke-luasan rahmatNya. Dia-lah Dzat yang tidak selayaknya peribadahan ditujukan kecuali untukNya. ﴾ فَمَحَوۡنَآ ءَايَةَ ٱلَّيۡلِ ﴿ "Lalu Kami hapuskan tanda malam," maksudnya, Kami menjadikannya gelap untuk tenang dan beristirahat. ﴾ وَجَعَلۡنَآ ءَايَةَ ٱلنَّهَارِ مُبۡصِرَةٗ ﴿ "Dan Kami jadikan tanda siang itu te-rang," maksudnya bercahaya, ﴾ لِّتَبۡتَغُواْ فَضۡلٗا مِّن رَّبِّكُمۡ ﴿ "agar kamu mencari karunia dari Rabbmu," melalui mata pencaharian, proses produksi, perdagangan dan perjalanan kalian, ﴾ وَلِتَعۡلَمُواْ ﴿ "dan supaya kamu mengetahui," dengan beriringannya siang-malam dan pergantian bulan ﴾ عَدَدَ ٱلسِّنِينَ وَٱلۡحِسَابَۚ ﴿ "bilangan tahun-tahun dan perhitungan," maka kalian (bisa merencanakan) segala kemaslahatan yang kalian kehen-daki berdasarkan itu, ﴾ وَكُلَّ شَيۡءٖ فَصَّلۡنَٰهُ تَفۡصِيلٗا ﴿ "dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas," maksudnya Kami sudah menerangkan ayat-ayat (tanda-tanda kebesaran Kami) dan menguraikannya sehingga jelaslah perbedaan segala sesuatu, dan kebenaran pun menjadi te-rang di antara kebatilan. Sebagaimana Firman Allah, ﴾ مَّا فَرَّطۡنَا فِي ٱلۡكِتَٰبِ مِن شَيۡءٖۚ ﴿ "Tidaklah Kami menyia-nyiakan sesuatu pun di dalam kitab. (Al- An'am: 8).