An-Nahl
Voici une traduction du tafsîr d’as-Saʿdī, telle qu’IslamHouse.com la publie sur saadi.islamenc.com, lue dans les pages de ce site. Le site ne dit ni qui l’a traduite ni quelle édition imprimée elle suit, et n’indique aucune condition pour en reprendre le texte, si bien que le droit de la montrer n’est pas vérifié. Personne ne l’a comparée à un livre imprimé, et aucun savant ne l’a relue. Chaque passage se tient à côté des versets qu’il commente, qui sont le texte coranique de Tanzil, montré tel qu’il y est ; un verset auquel le site ne donne aucun commentaire propre se tient avec le passage qui le précède, et l’index nomme chacun de ces versets. Sabīl n’en a rien écrit ni traduit.
Texte desaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)pris le 2026-10-22
وَٱصْبِرْ وَمَا صَبْرُكَ إِلَّا بِٱللَّهِ ۚ وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَلَا تَكُ فِى ضَيْقٍ مِّمَّا يَمْكُرُونَ 127 إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوا۟ وَّٱلَّذِينَ هُم مُّحْسِنُونَ 128
(127-128) Kemudian Allah memerintahkan RasulNya untuk bersabar ketika mendakwahi umat manusia menuju Allah dan me-minta pertolongan kepadaNya dalam menjalankannya, serta tidak bersandar pada diri sendiri semata. Allah berfirman, ﴾ وَٱصۡبِرۡ وَمَا صَبۡرُكَ إِلَّا بِٱللَّهِۚ ﴿ "Bersabarlah (hai Muhammad), dan tiadalah kesabaranmu itu me-lainkan dengan (pertolongan) Allah," Allah-lah yang menolong dan meneguhkanmu ﴾ وَلَا تَحۡزَنۡ عَلَيۡهِمۡ ﴿ "dan janganlah kamu bersedih hati ter-hadap (kekafiran) mereka," jika engkau telah menyeru mereka, namun tidak melihat gejala sambutan terhadap dakwahmu. Maka sesung-guhnya kesedihan sama sekali tidak berguna bagimu. ﴾ وَلَا تَكُ فِي ضَيۡقٖ ﴿ "Dan janganlah kamu bersempit dada," maksudnya kegetiran dan ke-tidaknyamanan ﴾ مِّمَّا يَمۡكُرُونَ ﴿ "terhadap apa yang mereka tipu dayakan," karena sesungguhnya perbuatan makar mereka hanya berbalik kepada mereka sendiri. Engkau adalah termasuk orang-orang yang bertakwa lagi ber-buat baik. Allah bersama orang-orang yang bertakwa lagi berbuat baik dengan pertolongan, taufik dan bimbinganNya. Mereka itu adalah orang-orang yang menjaga diri dari kekufuran dan maksiat, dan telah berbuat baik dalam ibadah mereka kepada Allah, dengan cara menyembahNya seolah-olah melihatNya, lalu jika mereka tidak melihatNya, maka (mereka yakin) bahwa Allah melihat mereka, dan mereka berbuat ihsan kepada sesama dengan mencurahkan kemanfaatan bagi mereka dari semua sisi. Kami memohon kepada Allah untuk menjadikan kita sekalian dari kalangan orang-orang yang bertakwa dan berbuat ihsan.
Sudah tuntas tafsir Surat an-Nahl, Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.