Ash-Sharh
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
فَإِذَا فَرَغْتَ فَٱنصَبْ ۷ وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَٱرْغَب ۸
(7-8) Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى memerintahkan RasulNya pada asalnya dan kaum Mukminin setelahnya untuk bersyukur pada-Nya dan menunaikan kewajiban atas nikmat yang diberikan seraya berfirman, ﴾ فَإِذَا فَرَغۡتَ فَٱنصَبۡ ﴿ "Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain." Artinya, bila kau telah usai mengerjakan urusanmu dan tidak tersisa sesuatu pun yang memberatkan di hatimu, maka bersungguh-sungguhlah dalam beribadah dan doa. ﴾ وَإِلَىٰ رَبِّكَ ﴿ "Dan hanya kepada Rabbmulah," semata, ﴾ فَٱرۡغَب ﴿ "hendaknya kamu berharap," yakni, besar-kanlah harapanmu agar doamu dikabulkan dan janganlah seperti orang yang bermain-main seusai bekerja dan berpaling dari Rabb mereka dan berpaling dari mengingatNya sehingga kau akan men-jadi orang merugi. Ada yang menafsirkan sebagai berikut, makna ayat ini adalah bila engkau selesai shalat dan setelah menyempurna-kannya, maka bersungguh-sungguhlah dalam berdoa dan hanya kepada Rabbmulah hendaknya kau berharap dalam meminta apa yang kau inginkan. Orang yang berpendapat demikian berdalil dengannya atas disyariatkannya berdoa dan berdzikir setelah shalat wajib. Wallahu a'lam.
Selesai, dan segala puji hanya bagi Allah semata.