پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Haaqqa
سورهٔ ۶۹

Al-Haaqqa

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیه‌های ۳۸–۴۳

فَلَآ أُقْسِمُ بِمَا تُبْصِرُونَ ۳۸ وَمَا لَا تُبْصِرُونَ ۳۹ إِنَّهُۥ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ ۴۰ وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَاعِرٍ ۚ قَلِيلًا مَّا تُؤْمِنُونَ ۴۱ وَلَا بِقَوْلِ كَاهِنٍ ۚ قَلِيلًا مَّا تَذَكَّرُونَ ۴۲ تَنزِيلٌ مِّن رَّبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ ۴۳

(38-43) Allah سبحانه وتعالى bersumpah dengan apa saja yang dapat dilihat oleh makhluk dan yang tidak dapat dilihat, hal itu mencakup seluruh makhluk, bahkan juga mencakup DzatNya Yang Mahasuci. (Allah سبحانه وتعالى bersumpah) atas kebenaran al-Qur`an yang dibawa oleh Rasulullah a. Rasulullah a menyampaikan al-Qur`an dari sisi Allah سبحانه وتعالى. Allah سبحانه وتعالى menyucikan Rasulullah a dari berbagai tuduhan yang dialamatkan para musuhnya yang dinyatakan sebagai penyair atau penyihir. Yang membuat mereka melakukan hal itu adalah karena mereka tidak memiliki iman dan tidak mau berpikir. Seki-ranya mereka mau beriman dan memikirkan apa yang bermanfaat bagi mereka dan apa yang buruk bagi mereka, di antaranya dengan melihat keadaan Nabi Muhammad a dan memperhatikan sifat-sifat serta akhlak beliau a, niscaya mereka akan melihat perkara-nya (jelas) seperti matahari, yang akan menunjukkan kepada me-reka bahwasanya beliau a adalah benar-benar utusan Allah, dan bahwasanya apa yang beliau bawa ﴾ تَنزِيلٞ مِّن رَّبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "adalah wahyu yang diturunkan dari Rabb semesta alam," tidak pantas sebagai ucapan manusia. Akan tetapi ia adalah perkataan yang menunjukkan keagungan Dzat Yang Mengucapkannya, kebesaran sifat-sifatNya, kesempurnaan pemeliharaanNya kepada makhluk dan ketinggian-Nya di atas para hamba. Dan bahwasanya hal ini adalah persang-kaan dari mereka dengan apa-apa yang tidak pantas bagi Allah سبحانه وتعالى dan bagi hikmah (kebijaksanaanNya).