At-Taghaabun
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
زَعَمَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَن لَّن يُبْعَثُوا۟ ۚ قُلْ بَلَىٰ وَرَبِّى لَتُبْعَثُنَّ ثُمَّ لَتُنَبَّؤُنَّ بِمَا عَمِلْتُمْ ۚ وَذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٌ ۷
(7) Allah سبحانه وتعالى memberitahukan tentang pembangkangan orang-orang kafir, dugaan batil, serta pendustaan mereka terhadap Hari Kebangkitan yang tanpa didasari ilmu, tanpa petunjuk, dan kitab yang menerangi. Kemudian Allah سبحانه وتعالى memerintahkan makh-lukNya yang paling mulia agar bersumpah terhadap Rabbnya akan adanya Hari Kebangkitan, pembalasan amal-amal buruk orang-orang kafir, serta kedustaan mereka terhadap kebenaran. ﴾ وَذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٞ ﴿ "Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah." Karena kebangkitan itu meski berat dan tidak bisa dilakukan oleh makhluk, sebab andai seluruh kekuatan mereka berkumpul untuk menghidupkan satu orang saja yang mati, tentu mereka tidak mampu melakukannya, sedangkan bagi Allah سبحانه وتعالى, jika Dia menghendaki sesuatu hanya dengan berfirman, "Jadilah," maka jadilah sesuatu itu. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَنُفِخَ فِي ٱلصُّورِ فَصَعِقَ مَن فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَن فِي ٱلۡأَرۡضِ إِلَّا مَن شَآءَ ٱللَّهُۖ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخۡرَىٰ فَإِذَا هُمۡ قِيَامٞ يَنظُرُونَ 68 ﴿ "Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangka-kala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing)." (Az-Zumar: 68).