پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Jumu'a
سورهٔ ۶۲

Al-Jumu'a

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۱۱

وَإِذَا رَأَوْا۟ تِجَـٰرَةً أَوْ لَهْوًا ٱنفَضُّوٓا۟ إِلَيْهَا وَتَرَكُوكَ قَآئِمًا ۚ قُلْ مَا عِندَ ٱللَّهِ خَيْرٌ مِّنَ ٱللَّهْوِ وَمِنَ ٱلتِّجَـٰرَةِ ۚ وَٱللَّهُ خَيْرُ ٱلرَّٰزِقِينَ ۱۱

(11) ﴾ وَإِذَا رَأَوۡاْ تِجَٰرَةً أَوۡ لَهۡوًا ٱنفَضُّوٓاْ إِلَيۡهَا ﴿ "Dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya," maksudnya, mereka keluar dari masjid karena amat menginginkan sesuatu yang melalaikan itu dan karena perdagangan itu dengan meninggalkan kebaikan, ﴾ وَتَرَكُوكَ قَآئِمٗاۚ ﴿ "dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhutbah)," yakni ketika engkau sedang berkhutbah di hadapan banyak orang. Peristiwa ini terjadi pada Hari Jum'at ketika Nabi a tengah berkhutbah di hadapan orang-orang, datang-lah kafilah perdagangan di kota Madinah. Ketika orang-orang yang berada di masjid mendengar kedatangan kafilah itu, mereka pun pergi meninggalkan masjid[120] dan meninggalkan Nabi a ketika sedang berkhutbah, karena bersegera ingin mendapatkan sesuatu yang tidak pantas mereka lakukan serta tidak beradab. ﴾ قُلۡ مَا عِندَ ٱللَّهِ ﴿ "Katakanlah, 'Apa yang di sisi Allah'," berupa pahala bagi orang yang konsisten dalam kebaikan serta menyabarkan dirinya dalam menyembah Allah سبحانه وتعالى, ﴾ خَيۡرٞ مِّنَ ٱللَّهۡوِ وَمِنَ ٱلتِّجَٰرَةِۚ ﴿ "adalah lebih baik daripada permainan dan perniagaan," yang meski sebagian tujuannya terpe-nuhi tapi itu hanya sedikit dan membuat orang tidak mendapatkan pahala akhirat. Bersabar dalam melakukan ketaatan tidak menye-babkan orang tidak kebagian rizki, ﴾ وَٱللَّهُ خَيۡرُ ٱلرَّٰزِقِينَ ﴿ "dan Allah sebaik-baik Pemberi rizki." Siapa pun yang bertakwa pada Allah سبحانه وتعالى akan diberi rizki dari arah yang tidak diduga-duga.

Terdapat beberapa inti sari dari ayat-ayat di atas; Pertama, Shalat Jum'at adalah kewajiban seluruh orang-orang Mukmin laki-laki. Mereka wajib bersegera menunaikan serta mem-perhatikannya. Kedua, dua khutbah pada Hari Jum'at adalah wajib dan wajib dihadiri. Karena kata اَلذِّكْرُ (mengingat) dalam ayat di atas ditafsir-kan sebagai dua khutbah. Allah سبحانه وتعالى memerintahkan agar orang-orang yang beriman datang segera untuk mendengarkannya. Ketiga, disyariatkan serta diperintahkannya adzan Jum'at. Keempat, larangan dan haramnya berjual beli setelah adzan Jum'at (berkumandang) karena hal itu bisa melalaikan kewajiban dan mempersibuk diri sehingga tidak bisa menunaikannya. Hal itu menunjukkan, bahwa segala sesuatu meski asalnya mubah yang jika dilakukan bisa melalaikan dari kewajiban, maka sesuatu itu tidak boleh dilakukan pada waktu itu. Kelima, perintah untuk mendatangi dua khutbah Jum'at dan celaan bagi orang yang tidak mendatanginya. Termasuk wajib dalam hal ini adalah diam mendengarkan dua khutbah. Keenam, seseorang yang hendak menghadiri ibadah pada waktu jiwanya mendorong agar mendatangi pekerjaan-pekerjaan yang melalaikan, perdagangan dan kepentingan-kepentingan hawa nafsu harus mengingat kebaikan-kebaikan di sisi Allah سبحانه وتعالى dan harus lebih mengedepankan ridha Allah سبحانه وتعالى daripada hawa nafsunya.

Selesai tafsir Surat al-Jumu'ah berkat karunia dan pertolongan Allah سبحانه وتعالى. Segala puji bagi Allah سبحانه وتعالى semata, Rabb semesta alam.