Al-Mujaadila
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
إِنَّمَا ٱلنَّجْوَىٰ مِنَ ٱلشَّيْطَـٰنِ لِيَحْزُنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَلَيْسَ بِضَآرِّهِمْ شَيْـًٔا إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُؤْمِنُونَ ۱۰
(10) Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِنَّمَا ٱلنَّجۡوَىٰ ﴿ "Sesungguhnya pembica-raan rahasia itu," maksudnya, pembicaraan rahasia yang dilakukan musuh-musuh kaum Mukminin terhadap orang-orang Mukmin untuk menipu dan mencari-cari kejelekan itu, berasal dari setan yang tipu dayanya lemah dan makarnya tidak berguna, ﴾ لِيَحۡزُنَ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ﴿ "supaya orang-orang yang beriman itu berduka cita." Inilah tujuan dan maksud dari makar mereka. ﴾ وَلَيۡسَ بِضَآرِّهِمۡ شَيۡـًٔا إِلَّا بِإِذۡنِ ٱللَّهِۚ ﴿ "Sedang pembicaraan itu tiadalah memberi mudarat sedikitpun kepada mereka, kecuali dengan izin Allah," karena Allah سبحانه وتعالى menjanjikan penjagaan dan kemenangan untuk orang-orang Mukmin atas musuh-musuh mereka. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَلَا يَحِيقُ ٱلۡمَكۡرُ ٱلسَّيِّئُ إِلَّا بِأَهۡلِهِۦۚ ﴿ "Rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri." (Fathir: 43). Para musuh Allah سبحانه وتعالى, RasulNya, dan orang-orang Mukmin meski memiliki makar dan rencana buruk, dampak bahayanya akan kembali pada mereka sendiri dan tidak ada sesuatu pun yang membahayakan kaum Mukminin kecuali yang telah ditakdirkan Allah سبحانه وتعالى. ﴾ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلۡيَتَوَكَّلِ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ﴿ "Dan kepada Allah-lah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakal." Maksudnya, hendaklah orang-orang yang beriman bergantung pada Allah سبحانه وتعالى serta percaya akan janji-Nya, sebab siapa saja yang bertawakal kepada Allah سبحانه وتعالى akan diberi kecukupan; diberi kecukupan dalam agama dan dunianya.