At-Tur
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
أَمْ تَأْمُرُهُمْ أَحْلَـٰمُهُم بِهَـٰذَآ ۚ أَمْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُونَ ۳۲
(32) ﴾ أَمۡ تَأۡمُرُهُمۡ أَحۡلَٰمُهُم بِهَٰذَآۚ أَمۡ هُمۡ قَوۡمٞ طَاغُونَ ﴿ "Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka untuk mengucapkan tuduhan-tuduhan ini ataukah mereka kaum yang melampaui batas?" Artinya, apakah kedus-taan serta perkataan-perkataan itu berasal dari akal dan khayalan-khayalan mereka? Alangkah buruknya akal serta khayalan yang membuahkan perkataan seperti itu, karena akal-akal mereka me-nyebut orang yang paling sempurna akalnya sebagai orang gila dan menjadikan perkataan yang paling jujur serta kebenaran puncak sebagai kedustaan dan kebatilan. Sungguh itu merupakan akal yang tidak terdapat pada orang gila, ataukah karena kezhaliman serta tindakan mereka yang melampaui batas yang membuat me-reka menyatakan kekejian itu? Dan inilah nyatanya. Orang yang melampaui batas tidak lagi memiliki aturan, sehingga tidak perlu heran terhadap semua perkataan dan perbuatan yang dilakukan oleh orang yang melampaui batas.