Adh-Dhaariyat
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
فَأَقْبَلَتِ ٱمْرَأَتُهُۥ فِى صَرَّةٍ فَصَكَّتْ وَجْهَهَا وَقَالَتْ عَجُوزٌ عَقِيمٌ ۲۹
(29) Ketika istrinya mendengar berita gembira itu, ﴾ أَقْبَلَتْ﴿ "Ia datang," dengan penuh gembira, sambil ﴾ فِي صَرَّةٖ ﴿ "memekik," yakni, berteriak keras, ﴾ فَصَكَّتۡ وَجۡهَهَا ﴿ "lalu menepuk mukanya sendiri." Ini merupakan kebiasaan yang lazim dilakukan kaum wanita ketika merasa bahagia atau lainnya, baik berupa perkataan, maupun tin-dakan yang berbeda-beda berdasarkan watak dan adat, ﴾ وَقَالَتۡ عَجُوزٌ عَقِيمٞ ﴿ "seraya berkata, '(Aku adalah) seorang perempuan tua yang mandul'." Artinya, bagaimana aku bisa akan punya anak sedangkan aku sudah tua, aku sudah berusia lanjut di mana wanita tidak bisa me-lahirkan dalam usia ini, di samping itu aku juga mandul, rahimku sama sekali tidak bisa dipakai untuk melahirkan. Ini adalah dua penghalang di mana masing-masing dari keduanya menghalangi seseorang untuk punya anak. Istri Ibrahim عليه السلام menyebutkan peng-halang ketiga sebagaimana yang disebutkan dalam surat Hud, ﴾ وَهَٰذَا بَعۡلِي شَيۡخًاۖ إِنَّ هَٰذَا لَشَيۡءٌ عَجِيبٞ 72 ﴿ "Dan ini suamiku dalam keadaan yang sudah tua pula. Sesungguh-nya ini benar-benar suatu yang sangat aneh." (Hud: 72).