Az-Zukhruf
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
إِنْ هُوَ إِلَّا عَبْدٌ أَنْعَمْنَا عَلَيْهِ وَجَعَلْنَـٰهُ مَثَلًا لِّبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ ۵۹
(59) Nabi Isa عليه السلام diutamakan dan predikatnya sebagai yang dekat dengan Allah سبحانه وتعالى sama sekali tidak menunjukkan adanya sesuatu yang membedakan antaranya dengan patung dan berhala dalam hal penyembahan selain Allah سبحانه وتعالى, itu hanyalah seperti yang difirmankan Allah سبحانه وتعالى, ﴾ إِنۡ هُوَ إِلَّا عَبۡدٌ أَنۡعَمۡنَا عَلَيۡهِ ﴿ "Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat," berupa kenabian, hikmah, ilmu, dan amal, ﴾ وَجَعَلۡنَٰهُ مَثَلٗا لِّبَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ﴿ "dan Kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuasaan Allah) untuk Bani Israil," di mana de-ngan Nabi Isa عليه السلام, mereka mengetahui Kuasa Allah سبحانه وتعالى yang men-ciptakannya tanpa ayah. Sedangkan Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ إِنَّكُمۡ وَمَا تَعۡبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ حَصَبُ جَهَنَّمَ أَنتُمۡ لَهَا وَٰرِدُونَ 98 ﴿ "Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, adalah umpan Jahanam, kamu pasti masuk ke dalamnya." (Al-Anbiya`: 98), terdapat tiga hal untuk menjawabnya: Pertama, Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ إِنَّكُمۡ وَمَا تَعۡبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ ﴿ "Se-sungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah," ﴾ مَا﴿ adalah isim (noun) untuk sesuatu yang tidak berakal yang tidak mencakup Nabi Isa dan lainnya. Kedua, dialog ini tertuju pada kaum musyrikin yang berada di Makkah dan sekitarnya. Mereka hanya menyembah patung dan berhala, tidak menyembah Nabi Isa عليه السلام. Ketiga, Allah سبحانه وتعالى berfirman setelah ayat ni, ﴾ إِنَّ ٱلَّذِينَ سَبَقَتۡ لَهُم مِّنَّا ٱلۡحُسۡنَىٰٓ أُوْلَٰٓئِكَ عَنۡهَا مُبۡعَدُونَ 101 ﴿ "Sesungguhnya orang-orang yang telah ada untuk mereka ketetapan yang baik dari Kami, mereka itu dijauhkan dari neraka." (Al-Anbiya`: 101), dan tidak diragukan bahwa Nabi Isa dan para nabi lain serta para wali termasuk dalam ayat ini.