پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Ghaafir
سورهٔ ۴۰

Al-Ghaafir

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیه‌های ۱–۳

حمٓ ۱ تَنزِيلُ ٱلْكِتَـٰبِ مِنَ ٱللَّهِ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ ۲ غَافِرِ ٱلذَّنۢبِ وَقَابِلِ ٱلتَّوْبِ شَدِيدِ ٱلْعِقَابِ ذِى ٱلطَّوْلِ ۖ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ إِلَيْهِ ٱلْمَصِيرُ ۳

(1 - 3) Allah سبحانه وتعالى mengabarkan tentang KitabNya yang agung, yaitu bahwa sesungguhnya ia berasal dan diturunkan dari sisi Allah yang berhak dipuja dan disembah, karena kemaha-sempurnaanNya dan keesaanNya dalam segala perbuatanNya. ﴾ ٱلۡعَزِيزِ ﴿ "Yang Mahaperkasa" yang dengan keperkasaanNya Dia menundukkan (mengalahkan) semua makhluk. ﴾ ٱلۡعَلِيمِ ﴿ "Lagi Maha Mengetahui" segala sesuatu. ﴾ غَافِرِ ٱلذَّنۢبِ ﴿ "Yang mengampuni dosa" orang-orang yang berbuat dosa. ﴾ وَقَابِلِ ٱلتَّوۡبِ ﴿ "Dan menerima taubat" dari orang-orang yang ber-taubat. ﴾ شَدِيدِ ٱلۡعِقَابِ ﴿ "Lagi keras hukumanNya" terhadap siapa saja yang lancang berbuat dosa dan tidak bertaubat darinya. ﴾ ذِي ٱلطَّوۡلِۖ ﴿ "Yang mempunyai karunia," maksudnya, pemilik karunia dan kebaikan yang menyeluruh. Setelah Allah menetapkan sebagian dari kemahasempurnaan-Nya, dan hal itu memastikan bahwa hanya Dia saja yang berhak disembah, yang semua amal ibadah hanya dimurnikan untukNya, maka karena itu Dia kemudian berfirman, ﴾ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۖ إِلَيۡهِ ٱلۡمَصِيرُ ﴿ "Tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Dia. Hanya kepadaNya-lah (semua makhluk) kembali." Sisi korelasi penyebutan turunnya al-Qur`an dari sisi Allah yang mempunyai sifat-sifat tersebut tadi adalah bahwa sifat-sifat tersebut memastikan seluruh makna yang terkandung di dalam al-Qur`an. Karena itu, sesungguhnya (isi) al-Qur`an boleh jadi adalah informasi tentang nama-nama, sifat-sifat, dan af'al (perbuatan-per-buatan) Allah, dan ini adalah nama-nama, sifat-sifat dan af'al, dan boleh jadi informasi tentang hal-hal yang ghaib yang telah lalu dan yang akan datang, dan ini adalah pemberitahuan (pengajaran) dari yang Maha Mengetahui kepada hamba-hambaNya. Boleh jadi pula informasi tentang karunia-karuniaNya yang sangat besar dan nikmat-nikmatNya yang luar biasa dan segala perintah yang me-ngantarkan kepada nikmat-nikmat tersebut. Yang demikian ini ditunjukkan oleh FirmanNya, ﴾ ذِي ٱلطَّوۡلِۖ ﴿ "Yang mempunyai karunia." Boleh jadi juga informasi tentang hukumanNya yang sangat keras dan hal-hal apa saja yang menyebabkan dan memastikannya dari berbagai perbuatan maksiat. Hal ini ditunjukkan oleh FirmanNya, ﴾ شَدِيدِ ٱلۡعِقَابِ ﴿ "Yang amat keras hukumanNya." Boleh jadi juga seruan kepada orang-orang yang berdosa untuk bertaubat, berinabah dan memohon ampun (kepada Allah). Ini diisyaratkan oleh FirmanNya, ﴾ غَافِرِ ٱلذَّنۢبِ وَقَابِلِ ٱلتَّوۡبِ شَدِيدِ ٱلۡعِقَابِ ﴿ "Yang mengampuni dosa dan menerima taubat lagi keras hukumanNya." Boleh jadi juga informasi bahwa hanya Dia yang berhak diibadahi dan disembah, kemudian ber-bagai dalil aqli dan naqli dikemukakan untuknya, himbauan untuk beribadah kepadaNya dan larangan beribadah kepada selain Dia, serta penegakan argumen-argumen naqli dan aqli terhadap ketidak-benaran penyembahan kepada selain Allah itu serta ancamannya. Itulah sebabnya Dia berfirman, ﴾ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۖ ﴿ "Tiada tuhan yang berhak disembah melainkan Dia." Serta boleh jadi juga informasi (pemberita-an) tentang balasanNya yang sangat adil dan pahala bagi orang-orang yang berbuat baik serta siksaan bagi orang-orang yang dur-haka. Hal ini diisyaratkan oleh FirmanNya, ﴾ إِلَيۡهِ ٱلۡمَصِيرُ ﴿ "Hanya ke-padaNya-lah (semua makhluk) kembali." Itulah yang dicakup di dalam al-Qur`an berupa al-Mathalib al-'Aliyah (nilai-nilai luhur).