An-Nisaa
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
يَعِدُهُمْ وَيُمَنِّيهِمْ ۖ وَمَا يَعِدُهُمُ ٱلشَّيْطَـٰنُ إِلَّا غُرُورًا ۱۲۰
(120) Kemudian Allah berfirman, ﴾ يَعِدُهُمۡ وَيُمَنِّيهِمۡۖ ﴿ "Setan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka," maksudnya, setan berjanji kepada orang yang berusaha disesatkan olehnya, dan janji itu (segala cara) hingga ancaman sekalipun seperti Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ ٱلشَّيۡطَٰنُ يَعِدُكُمُ ٱلۡفَقۡرَ ﴿ "Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan." (Al-Baqarah: 268). Sesungguhnya setan menakut-nakuti mereka bila mereka berinfak di jalan Allah, maka mereka akan menjadi miskin, dan setan juga menakut-nakuti bila mereka hendak berjihad dengan kematian dan sebagainya seperti Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ إِنَّمَا ذَٰلِكُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ يُخَوِّفُ أَوۡلِيَآءَهُۥ ﴿ "Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah setan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy)." (Ali Imran: 175). Setan menakut-nakuti mereka ketika hendak mendahulukan keridhaan Allah dengan segala cara yang memungkinkan ataupun yang tidak memungkinkan hingga merasuk dalam akal mereka dan seterusnya mereka malas untuk melakukan kebaikan, demikian juga ia membuat angan-angan kosong dan batil kepada mereka di mana bila dibuktikan, maka itu hanya seperti fatamorgana yang tidak memiliki hakikat, karena itulah Allah berfirman, ﴾ وَمَا يَعِدُهُمُ ٱلشَّيۡطَٰنُ إِلَّا غُرُورًا ﴿ "Padahal setan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka."