پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · As-Saaffaat
سورهٔ ۳۷

As-Saaffaat

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۱۱

فَٱسْتَفْتِهِمْ أَهُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَم مَّنْ خَلَقْنَآ ۚ إِنَّا خَلَقْنَـٰهُم مِّن طِينٍ لَّازِبٍۭ ۱۱

(11) Setelah Allah سبحانه وتعالى menjelaskan makhluk-makhluk agung tersebut, Dia berfirman, ﴾ فَٱسۡتَفۡتِهِمۡ ﴿ "Maka tanyakanlah kepada mereka." Maksudnya, tanyakanlah (olehmu wahai Muhammad) kepada orang-orang yang mengingkari penciptaan mereka setelah kematian mereka, ﴾ أَهُمۡ أَشَدُّ خَلۡقًا ﴿ "Apakah mereka lebih kukuh kejadiannya?" Mak-sudnya, apakah penciptaannya sesudah kematiannya lebih berat dan lebih sulit, ﴾ أَم مَّنۡ خَلَقۡنَآۚ ﴿ "ataukah apa yang telah Kami ciptakan" di antara makhluk-makhluk ini? Maka mereka harus mengakui bahwa penciptaan langit dan bumi lebih besar daripada penciptaan ma-nusia. Maka jika demikian, mereka harus mengakui (meyakini) kebangkitan. Bahkan kalau seandainya mereka kembali kepada diri mereka sendiri dan merenungkannya, tentu mereka mengetahui bahwa permulaan penciptaan mereka dari tanah liat itu lebih sulit -saat direnungkan-, daripada penciptaan mereka kembali sesudah mereka mati. Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ إِنَّا خَلَقۡنَٰهُم مِّن طِينٖ لَّازِبِۭ ﴿ "Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat." Maksud-nya, yang sangat kuat lagi keras. Ini seperti dalam Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ وَلَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ مِن صَلۡصَٰلٖ مِّنۡ حَمَإٖ مَّسۡنُونٖ 26 ﴿ "Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk." (Al-Hijr: 26).