پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ar-Room
سورهٔ ۳۰

Ar-Room

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۲۷

وَهُوَ ٱلَّذِى يَبْدَؤُا۟ ٱلْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥ وَهُوَ أَهْوَنُ عَلَيْهِ ۚ وَلَهُ ٱلْمَثَلُ ٱلْأَعْلَىٰ فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ وَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلْحَكِيمُ ۲۷

(27) ﴾ وَهُوَ ٱلَّذِي يَبۡدَؤُاْ ٱلۡخَلۡقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥ وَهُوَ ﴿ "Dan Dia-lah yang mencipta-kan manusia dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidup-kan)nya kembali, dan ia." Maksudnya, dan Dia menghidupkannya kembali sesudah kematian mereka ﴾ أَهۡوَنُ عَلَيۡهِۚ ﴿ "adalah lebih mudah bagiNya," daripada memulai penciptaan mereka. Ini bila dilihat dari kacamata akal dan pikiran. Maka apabila Dia kuasa memulai penciptaan yang kalian akui itu, maka kekuasaanNya untuk meng-ulangi (menghidupkan kembali) yang lebih mudah itu adalah tentu lebih mudah dan lebih mudah lagi! Setelah Allah menjelaskan tanda-tandaNya yang sangat luar biasa yang bisa diambil pelajarannya oleh orang-orang yang meng-ambil pelajaran, diingat oleh orang-orang Mukmin dan diambil analisa oleh orang-orang yang mendapat petunjuk, maka Allah menjelaskan perkara yang sangat besar dan tuntutan yang sangat agung, seraya berfirman, ﴾ وَلَهُ ٱلۡمَثَلُ ٱلۡأَعۡلَىٰ فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِۚ ﴿ "Dan bagiNya-lah sifat yang Mahatinggi di langit dan bumi," maksudnya, al-Matsal al-A'la adalah segala sifat kesempurnaan, dan kesempurnaan (secara maksimal) dari sifat tersebut, kecintaan dan inabah yang penuh lagi sempurna di dalam hati hamba-hambaNya yang tulus, dzikir yang mulia dan ibadah dari mereka. Jadi, al-matsal al-a`lâ adalah sifatNya yang tertinggi dan apa yang menjadi konsekuensinya. Maka dari itu para ahli ilmu menggunakan Qiyasul-aulâ (analogi lebih berhak) dalam hak Allah Sang Pencipta, maka mereka menga-takan, "Semua sifat kesempurnaan yang ada pada makhluk, maka Penciptanya lebih berhak memiliki sifat tersebut dengan catatan: Tidak ada seorang pun yang menyekutuiNya. Dan setiap sifat ke-lemahan (kekurangan) yang ada pada makhluk, maka Allah suci darinya." Karena kesucian Sang Khaliq dari sifat lemah tersebut adalah lebih utama dan lebih pantas. ﴾ وَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ ﴿ "Dan Dia-lah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana." Maksudnya, kepunyaanNya-lah keperkasaan yang sempurna, kebijaksanaan yang Mahaluas. Dengan keperkasaanNya Dia menciptakan semua makhluk ini dan Dia menampakkan apa saja yang diperintahkanNya, dan dengan hikmahNya Dia menciptakan dengan rapi, teliti dan sempurna apa yang diciptakanNya, dan benar-benar sangat baik apa yang disyariatkanNya.