Al-Kahf
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ ٱسْجُدُوا۟ لِـَٔادَمَ فَسَجَدُوٓا۟ إِلَّآ إِبْلِيسَ كَانَ مِنَ ٱلْجِنِّ فَفَسَقَ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِۦٓ ۗ أَفَتَتَّخِذُونَهُۥ وَذُرِّيَّتَهُۥٓ أَوْلِيَآءَ مِن دُونِى وَهُمْ لَكُمْ عَدُوٌّۢ ۚ بِئْسَ لِلظَّـٰلِمِينَ بَدَلًا ۵۰
(50) Allah تعالى memberitahukan tentang permusuhan iblis kepada Adam dan anak-keturunannya. Allah memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepada Adam, sebagai bentuk pemuliaan dan pengagungan serta menaati perintah Allah. Lalu mereka me-naatinya ﴾ إِلَّآ إِبۡلِيسَ كَانَ مِنَ ٱلۡجِنِّ فَفَسَقَ عَنۡ أَمۡرِ رَبِّهِۦٓۗ ﴿ "kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka Dia mendurhakai perintah Rabbnya," dan Allah تعالى berfirman, ﴾ ءَأَسۡجُدُ لِمَنۡ خَلَقۡتَ طِينٗا 61 ﴿ "Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?" (Al-Isra`: 61). Dan Allah تعالى berfirman, ﴾ أَنَا۠ خَيۡرٞ مِّنۡهُ ﴿ "Aku lebih baik darinya." (Al-A'raf: 12). Melalui ayat-ayat ini, jelaslah permusuhannya kepada Allah dan ayah kalian (Adam), lalu bagaimana mungkin kamu menjadi-kannya ﴾ وَذُرِّيَّتَهُۥٓ ﴿ "dan turunan-turunannya," maksudnya setan-setan ﴾ أَوۡلِيَآءَ مِن دُونِي وَهُمۡ لَكُمۡ عَدُوُّۢۚ بِئۡسَ لِلظَّٰلِمِينَ بَدَلٗا 50 ﴿ "sebagai pemimpin selain dari padaKu, sedang mereka adalah musuhmu. Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (Allah) bagi orang-orang yang zhalim," maksudnya sejelek-jelek kepemimpinan yang mereka pilih adalah kepemimpinan setan yang tidak memerintah kecuali perbuatan yang keji dan mungkar dengan mengenyampingkan wilayah (perlindungan) ar-Rahman yang mana semua kebahagiaan, keberuntungan, dan kesenangan berada di bawah pengendalianNya. Dalam ayat ini, terdapat himbauan untuk menjadikan setan sebagai musuh dan memberanikan diri untuk melakukannya, serta penyebutan faktor penyebab yang mengharuskan untuk memusuhi-nya. Sesungguhnya tidak ada orang yang melakukannya (mendaulat setan sebagai pimpinan) kecuali insan yang zhalim. Adakah kezha-liman yang lebih besar daripada kezhaliman seseorang yang men-jadikan musuh sejatinya sebagai pemimpinnya dengan meninggal-kan Pemimpin yang terpuji (Allah تعالى). Allah berfirman, ﴾ ٱللَّهُ وَلِيُّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ يُخۡرِجُهُم مِّنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَوۡلِيَآؤُهُمُ ٱلطَّٰغُوتُ يُخۡرِجُونَهُم مِّنَ ٱلنُّورِ إِلَى ٱلظُّلُمَٰتِۗ ﴿ "Allah Pelindung orang-orang yang beriman, Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekufuran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang kafir, pelindung-pelindungnya ialah setan, yang mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan." (Al-Baqarah: 257). Allah berfirman, ﴾ إِنَّهُمُ ٱتَّخَذُواْ ٱلشَّيَٰطِينَ أَوۡلِيَآءَ مِن دُونِ ٱللَّهِ ﴿ "Sesungguhnya mereka menjadikan setan-setan sebagai pelindung (mereka) selain Allah." (Al-A'raf: 30).