پرش به محتوا
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Kahf
سورهٔ ۱۸

Al-Kahf

این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همان‌گونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر می‌کند و از صفحه‌های آن سایت گرفته شده است. سایت نمی‌گوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی می‌کند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمی‌کند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیه‌هایی آمده که دربارهٔ آن‌ها توضیح می‌دهد و این آیه‌ها متن قرآن از Tanzil است، همان‌گونه که آنجا هست؛ آیه‌ای که سایت توضیح جداگانه‌ای برایش نمی‌دهد با بخش پیش از خود می‌آید، و فهرست هر چنین آیه‌ای را نام می‌برد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.

متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشته‌شده در 2026-10-22

آیهٔ ۱۴

وَرَبَطْنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ إِذْ قَامُوا۟ فَقَالُوا۟ رَبُّنَا رَبُّ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ لَن نَّدْعُوَا۟ مِن دُونِهِۦٓ إِلَـٰهًا ۖ لَّقَدْ قُلْنَآ إِذًا شَطَطًا ۱۴

(14) ﴾ وَرَبَطۡنَا عَلَىٰ قُلُوبِهِمۡ ﴿ "Dan Kami telah meneguhkan hati mereka," maksudnya Kami mencurahkan kesabaran pada mereka dan mene-guhkan mereka, serta menjadikan hati mereka tentram dalam kon-disi yang mencemaskan itu. Ini merupakan (cermin) sifat kelembut-an dan kebaikan Allah تعالى kepada mereka, dalam bentuk memberi-kan taufik kepada mereka menuju keimanan, petunjuk, kesabaran, keteguhan, dan ketenangan. ﴾ إِذۡ قَامُواْ فَقَالُواْ رَبُّنَا رَبُّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Di waktu mereka berdiri lalu mereka berkata, 'Rabb kami adalah Rabb langit dan bumi," maksudnya yang telah menciptakan kami, memberi kami rizki, yang mengatur dan mendidik kami, Dia-lah Sang Pencipta langit dan bumi, Yang Mahatunggal dengan penciptaan makhluk-makhluk yang sangat besar ini. Bukan berhala-berhala dan patung-patung itu, yang tidak bisa menciptakan, memberi rizki, memiliki manfaat dan mudharat, mematikan dan menghidupkan, dan tidak pula dapat membangkitkan. Mereka (para pemuda itu) mengguna-kan dalil tentang tauhid rububiyyah untuk menunjukkan kepada tauhid uluhiyyah. Oleh karena itu, mereka mengatakan, ﴾ لَن نَّدۡعُوَاْ مِن دُونِهِۦٓ إِلَٰهٗاۖ ﴿ "Kami sekali-kali tidak menyeru tuhan selain Dia," yaitu dari seluruh makhluk. ﴾ لَّقَدۡ قُلۡنَآ إِذٗا ﴿ "Sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan," maksudnya jika kami menyeru sesembahan bersama-Nya setelah kami mengetahui bahwa Dia adalah Rabb, sesembahan, yang ibadah tidak boleh dan tidak layak kecuali (hanya) bagiNya, ﴾ شَطَطًا 14 ﴿ "perkataan yang amat jauh dari kebenaran," yaitu penyim-pangan yang sangat besar dari al-Haq dan jalan yang sangat jauh dari kebenaran. Mereka telah memadukan antara pengakuan ter-hadap tauhid rububiyyah dengan tauhid uluhiyyah dan konsisten dengannya disertai dengan penjelasan bahwa Allah-lah Dzat Yang Haq, sedangkan selainNya merupakan kebatilan. Pernyataan ini menunjukkan bahwa mereka benar-benar mengenal Rabb mereka dan adanya tambahan hidayah pada mereka.