Ibrahim
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
ٱلَّذِينَ يَسْتَحِبُّونَ ٱلْحَيَوٰةَ ٱلدُّنْيَا عَلَى ٱلْـَٔاخِرَةِ وَيَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ وَيَبْغُونَهَا عِوَجًا ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ فِى ضَلَـٰلٍۭ بَعِيدٍ ۳
(3) Berikutnya, Allah menceritakan sifat-sifat mereka. Me-reka adalah orang-orang yang menyukai ﴾ ٱلۡحَيَوٰةَ ٱلدُّنۡيَا عَلَى ٱلۡأٓخِرَةِ ﴿ "ke-hidupan dunia daripada kehidupan akhirat." Mereka begitu gandrung kepadanya dan merasa tentram dengannya serta melalaikan akhirat. ﴾ وَيَصُدُّونَ ﴿ "Dan menghalang-halangi", orang-orang ﴾ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ﴿ "dari jalan Allah", yang mana Allah telah menentukannya bagi hamba-hambaNya dan menjelaskannya di dalam kitab-kitabNya melalui penjelasan para RasulNya. Mereka itu telah menentang Pelindung mereka dengan perseteruan dan peperangan ﴾ وَيَبۡغُونَهَا ﴿ "dan mengingin-kan agar jalan itu" yaitu jalan Allah ﴾ عِوَجًاۚ ﴿ "bengkok." Mereka begitu semangat berupaya memperburuk citranya dan mendiskreditkan-nya untuk tujuan menjauhkan (orang-orang) darinya. Tetapi Allah enggan (berkehendak) kecuali untuk menyempurnakan cahaya-Nya, kendatipun orang-orang kafir benci. ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ ﴿ "Mereka itu", orang-orang yang telah disebutkan karakteristiknya ﴾ فِي ضَلَٰلِۭ بَعِيدٖ ﴿ "berada dalam kesesatan yang jauh", karena mereka telah sesat dan menyesatkan (orang lain) serta menantang dan memusuhi Allah dan RasulNya. Apakah ada bentuk kesesatan yang lebih parah dari ini? Sedangkan orang-orang yang beriman, jelas berbeda dengan mereka, mereka mengimani Allah dan ayat-ayatNya, lebih mencintai akhirat daripada dunia, menyeru kepada jalan Allah serta berupaya menggambarkannya dengan citra yang baik semampu mereka dan menjelaskan unsur konsistensinya.