Yusuf
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
وَكَذَٰلِكَ يَجْتَبِيكَ رَبُّكَ وَيُعَلِّمُكَ مِن تَأْوِيلِ ٱلْأَحَادِيثِ وَيُتِمُّ نِعْمَتَهُۥ عَلَيْكَ وَعَلَىٰٓ ءَالِ يَعْقُوبَ كَمَآ أَتَمَّهَا عَلَىٰٓ أَبَوَيْكَ مِن قَبْلُ إِبْرَٰهِيمَ وَإِسْحَـٰقَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ عَلِيمٌ حَكِيمٌ ۶
(6) Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴾ وَكَذَٰلِكَ يَجۡتَبِيكَ رَبُّكَ ﴿ "Dan demikianlah Rabbmu, memilih kamu (untuk menjadi Nabi)", maksudnya, menyeleksi dan memilihmu atas dasar sifat-sifat luhur dan perangai bagus yang Allah anugerahkan kepadamu. ﴾ وَيُعَلِّمُكَ مِن تَأۡوِيلِ ٱلۡأَحَادِيثِ ﴿ "Dan Dia mengajarkan kepadamu sebagian dari ta'bir mimpi-mimpi", berupa kemampuan menakwilkan mimpi dan penjelasan tentang kesuda-han di balik berita-berita yang benar seperti kitab-kitab samawi dan lainnya. ﴾ وَيُتِمُّ نِعۡمَتَهُۥ عَلَيۡكَ ﴿ "Dan Dia menyempurnakan nikmatNya kepa-damu", di dunia dan akhirat dengan memberikan karunia kebaikan padamu di dunia dan karunia kebaikan di akhirat,﴾ كَمَآ أَتَمَّهَا عَلَىٰٓ أَبَوَيۡكَ مِن قَبۡلُ إِبۡرَٰهِيمَ وَإِسۡحَٰقَۚ ﴿ "sebagaimana dulu Allah menyempurnakannya (kenikmatan) kepada dua orang ayahmu, Ibrahim dan Ishaq", di mana Allah membe-rikan kenikmatan bagi mereka berdua berupa bermacam-macam kenikmatan yang besar lagi melimpah, bersifat agamis dan duniawi. ﴾ إِنَّ رَبَّكَ عَلِيمٌ حَكِيمٞ ﴿ "Sesungguhnya Rabbmu Maha Mengetahui lagi Maha-bijaksana", maksudnya ilmu Allah meliputi segala sesuatu, termasuk mencakup pula isi hati para manusia, yang berisi kebaikan atau lainnya. Lalu Dia menganugerahi setiap orang sesuai dengan hik-mah dan pujianNya. Sesungguhnya Allah Mahabijaksana, Dia me-letakkan segala sesuatu pada letaknya, dan menempatkannya pada tempatnya masing-masing.