Hud
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
وَيَـٰقَوْمِ لَآ أَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مَالًا ۖ إِنْ أَجْرِىَ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِ ۚ وَمَآ أَنَا۠ بِطَارِدِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ ۚ إِنَّهُم مُّلَـٰقُوا۟ رَبِّهِمْ وَلَـٰكِنِّىٓ أَرَىٰكُمْ قَوْمًا تَجْهَلُونَ ۲۹
(29) ﴾ وَيَٰقَوۡمِ لَآ أَسۡـَٔلُكُمۡ عَلَيۡهِ ﴿ "Dan (dia berkata), 'Hai kaumku, aku tiada meminta bagi seruanku," atas dakwahku kepada kalian ﴾ مَالًاۖ ﴿ "harta benda (sebagai upah)", karena kamu akan merasakan beratnya beban. ﴾ إِنۡ أَجۡرِيَ إِلَّا عَلَى ٱللَّهِۚ ﴿ "Tidaklah upahku melainkan dari Allah." Dan sepertinya mereka menuntut pengusiran orang-orang Mukmin yang lemah, maka dia menjawab mereka, ﴾ وَمَآ أَنَا۠ بِطَارِدِ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْۚ ﴿ "Dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang telah beriman", tidak layak dan tidak pantas bagiku untuk melakukan hal itu, justru aku menyambut mereka dengan gembira, penghormatan, penghargaan dan kegembiraan. ﴾ إِنَّهُم مُّلَٰقُواْ رَبِّهِمۡ ﴿ "Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan Rabbnya." Maka Dia membalas iman dan takwa mereka dengan surga kenikmatan. ﴾ وَلَٰكِنِّيٓ أَرَىٰكُمۡ قَوۡمٗا تَجۡهَلُونَ ﴿ "Akan tetapi aku memandangmu suatu kaum yang tidak mengetahui." Di mana kamu menyuruhku mengusir wali-wali Allah dan menjauhkan mereka dariku, di mana kamu telah menolak kebenaran, karena mereka adalah para pengikutnya, di mana kamu berdalil atas batilnya kebe-naran dengan ucapan, "Sesungguhnya aku hanyalah manusia biasa sepertimu, dan bahwa kami tidak memiliki keutamaan atasmu."