Al-Maa'un
این ترجمهٔ تفسیر سعدی است، همانگونه که IslamHouse.com آن را در saadi.islamenc.com منتشر میکند و از صفحههای آن سایت گرفته شده است. سایت نمیگوید چه کسی آن را ترجمه کرده و از کدام چاپ پیروی میکند، و برای برداشتن متن آن شرطی بیان نمیکند، پس حق نمایش آن تأیید نشده است. کسی آن را با کتاب چاپی مقایسه نکرده و عالمی آن را بررسی نکرده است. هر بخش در کنار آیههایی آمده که دربارهٔ آنها توضیح میدهد و این آیهها متن قرآن از Tanzil است، همانگونه که آنجا هست؛ آیهای که سایت توضیح جداگانهای برایش نمیدهد با بخش پیش از خود میآید، و فهرست هر چنین آیهای را نام میبرد. سبیل چیزی از آن را ننوشته و ترجمه نکرده است.
متن ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)برداشتهشده در 2026-10-22
ٱلَّذِينَ هُمْ يُرَآءُونَ ۶ وَيَمْنَعُونَ ٱلْمَاعُونَ ۷
(6-7) Karena itu Allah سبحانه وتعالى menyebutkan sifat mereka sebagai orang yang berbuat riya`, keras hati, dan tidak memiliki belas kasih seraya berfirman, ﴾ ٱلَّذِينَ هُمۡ يُرَآءُونَ ﴿ "Orang-orang yang berbuat riya`," yakni, melakukan pekerjaan untuk dilihat orang,﴾ وَيَمۡنَعُونَ ٱلۡمَاعُونَ ﴿ "dan enggan (menolong dengan) barang berguna," yaitu enggan memberikan sesuatu yang tidak memudaratkan untuk diberikan dengan cara dipinjamkan atau dihibahkan seperti bejana, gayung, kapak, dan lainnya yang biasanya diberikan atau direlakan. Mere-ka itu, karena amat kikir, enggan memberikan barang-barang yang berguna, lantas bagaimana halnya dengan benda yang lebih besar nilainya? Dalam surat ini terdapat anjuran serta dorongan untuk mem-beri makan anak yatim dan orang miskin, menjaga dan memelihara shalat, menunaikannya dengan ikhlas dan juga dengan amal-amal lainnya, dorongan untuk mengerjakan kebajikan, memberikan benda-benda misalnya meminjamkan bejana, gayung, kitab, dan lainnya, karena Allah سبحانه وتعالى mencela orang yang tidak melakukan hal itu. Wallahu a'lam.