انتقل إلى المحتوى
Tafsir As-Saadi - Indonesian · الأنعام
السورة ٦

الأنعام

هذه ترجمة لتفسير السعدي كما ينشرها IslamHouse.com في saadi.islamenc.com، مقروءةً من صفحات ذلك الموقع. لا يذكر الموقع من ترجمها ولا أي طبعة مطبوعة تتبعها، ولا يذكر شروطًا لأخذ نصّها، ولذلك لم يُتحقق من حق عرضها. لم يقارنها أحد بكتاب مطبوع، ولم يراجعها أحد من العلماء. يقف كل مقطع بجانب الآيات التي يعلّق عليها، وهي نص القرآن من Tanzil كما هو عنده؛ والآية التي لا يعطيها الموقع شرحًا خاصًّا بها تقف مع المقطع الذي قبلها، ويسمّي الفهرس كل آية من هذا النوع. لم يكتب سبيل شيئًا منها ولم يترجمه.

النص منsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)أُخذ في 2026-10-22

الآية ٣٥

وَإِن كَانَ كَبُرَ عَلَيْكَ إِعْرَاضُهُمْ فَإِنِ ٱسْتَطَعْتَ أَن تَبْتَغِىَ نَفَقًا فِى ٱلْأَرْضِ أَوْ سُلَّمًا فِى ٱلسَّمَآءِ فَتَأْتِيَهُم بِـَٔايَةٍ ۚ وَلَوْ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَمَعَهُمْ عَلَى ٱلْهُدَىٰ ۚ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلْجَـٰهِلِينَ ٣٥

(35) ﴾ وَإِن كَانَ كَبُرَ عَلَيۡكَ إِعۡرَاضُهُمۡ ﴿ "Dan jika keberpalingan mereka (dari-mu) terasa amat berat bagimu," karena kesungguhan dan kecintaan-mu terhadap keimanan mereka, maka kerahkan kemampuanmu dalam hal itu karena memberi petunjuk kepada orang yang mana Allah tidak ingin memberinya petunjuk bukanlah dalam jangkau-an kemampuanmu. ﴾ فَإِنِ ٱسۡتَطَعۡتَ أَن تَبۡتَغِيَ نَفَقٗا فِي ٱلۡأَرۡضِ أَوۡ سُلَّمٗا فِي ٱلسَّمَآءِ فَتَأۡتِيَهُم بِـَٔايَةٖۚ ﴿ "Maka jika kamu dapat membuat lubang di bumi atau tangga ke langit lalu kamu dapat mendatangkan mukjizat kepada mereka," maka laku-anlah itu, namun hal itu tidaklah berguna apa pun bagi mereka. Ini adalah pemupusan keinginan kuat Muhammad untuk memberi hidayah kepada orang-orang yang ingkar tersebut. ﴾ وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ لَجَمَعَهُمۡ عَلَىٰ ٱلۡهُدَىٰۚ ﴿ "Kalau Allah menghendaki, tentu saja Allah menjadikan mereka semua dalam petunjuk," akan tetapi hikmahNya menuntut kebera-daan mereka dalam kesesatan. ﴾ فَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡجَٰهِلِينَ ﴿ "Sebab itu janganlah kamu sekali-kali termasuk orang-orang yang jahil." Yaitu orang-orang yang tidak mengetahui hakikat perkara dan tidak meletakkannya pada tempatnya.