Al-An'aam
یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔
متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا
أَلَمْ يَرَوْا۟ كَمْ أَهْلَكْنَا مِن قَبْلِهِم مِّن قَرْنٍ مَّكَّنَّـٰهُمْ فِى ٱلْأَرْضِ مَا لَمْ نُمَكِّن لَّكُمْ وَأَرْسَلْنَا ٱلسَّمَآءَ عَلَيْهِم مِّدْرَارًا وَجَعَلْنَا ٱلْأَنْهَـٰرَ تَجْرِى مِن تَحْتِهِمْ فَأَهْلَكْنَـٰهُم بِذُنُوبِهِمْ وَأَنشَأْنَا مِنۢ بَعْدِهِمْ قَرْنًا ءَاخَرِينَ 6
(6) Kemudian Allah memerintahkan mereka mengambil pelajaran dari umat-umat terdahulu. Dia berfirman, ﴾ أَلَمۡ يَرَوۡاْ كَمۡ أَهۡلَكۡنَا مِن قَبۡلِهِم مِّن قَرۡنٖ ﴿ "Apakah mereka tidak memperhatikan berapa banyaknya generasi-generasi yang telah Kami binasakan sebelum mereka," maksud-nya, berapa banyak Kami membinasakan umat-umat yang mendus-takan secara bergantian, dan sebelum mereka dibinasakan Kami telah memberi mereka kesempatan dengan ﴾ مَّكَّنَّٰهُمۡ فِي ٱلۡأَرۡضِ مَا لَمۡ نُمَكِّن ﴿ "meneguhkan kedudukan mereka di muka bumi, yaitu keteguhan yang belum pernah Kami berikan" kepada mereka berupa harta, anak ke-turunan, dan kemakmuran. ﴾ وَأَرۡسَلۡنَا ٱلسَّمَآءَ عَلَيۡهِم مِّدۡرَارٗا وَجَعَلۡنَا ٱلۡأَنۡهَٰرَ تَجۡرِي مِن تَحۡتِهِمۡ ﴿ "Dan Kami curahkan hujan yang lebat atas mereka dan Kami jadikan sungai-sungai mengalir di bawah mereka." Dengan itu ia menumbuh-kan untuk mereka apa yang dikehendaki oleh Allah berupa pohon-pohon dan buah-buahan yang mereka nikmati, dan mereka makan sesuai selera mereka, tetapi mereka tidak mensyukuri Allah atas nikmat-nikmatNya, mereka justru berpaling kepada hawa nafsu. Kenikmatan dengan berbagai macamnya telah melenakan mereka. Maka Rasul-rasul datang kepada mereka dengan (membawa) bukti-bukti kebenaran tetapi mereka tidak membenarkannya. Justru mereka menolak dan mendustakannya. Karena dosa-dosa mereka, maka Allah membinasakan mereka dan menumbuhkan generasi yang baru sesudah mereka. Ini adalah sunnatullah yang berlaku pada umat-umat terdahulu dan yang berikut, maka ambillah pelajaran dari orang-orang yang telah Allah ceritakan kepadamu.