Fussilat
یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔
متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا
وَمَا يُلَقَّىٰهَآ إِلَّا ٱلَّذِينَ صَبَرُوا۟ وَمَا يُلَقَّىٰهَآ إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٍ 35
(35) ﴾ وَمَا يُلَقَّىٰهَآ ﴿ "Ia tidak dianugerahkan" maksudnya, tidak ada yang dianugerahi sifat-sifat terpuji itu, ﴾ إِلَّا ٱلَّذِينَ ﴿ "melainkan kepada orang-orang yang" menyabarkan diri mereka dalam meng-hadapi hal-hal yang tidak disukai dan memaksanya untuk tunduk kepada apa-apa yang dicintai Allah. Sesungguhnya jiwa itu sudah menjadi tabiatnya membalas orang yang berbuat buruk dengan berbuat buruk kepadanya dan tidak memaafkannya. Lalu bagai-mana dengan ihsan?! Apabila seseorang mampu menyabarkan dirinya, mematuhi perintah Tuhannya, mengetahui pahala yang berlimpah, ia mengetahui bahwa membalas orang yang berbuat buruk dengan keburukan yang serupa itu sama sekali tidak berguna baginya dan malah makin menambah kerasnya permusuhan, dan bahwa sesungguhnya perbuatan ihsan kepada orang yang berbuat jahat itu tidak akan merendahkan martabatnya, bahkan siapa saja yang merendahkan diri kepada Allah, niscaya Allah mengangkat derajatnya, maka permasalahan akan menjadi ringan baginya dan ia melakukannya dengan penuh rasa lezat lagi merasakan manis-nya. ﴾ وَمَا يُلَقَّىٰهَآ إِلَّا ذُو حَظٍّ عَظِيمٖ ﴿ "Dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar," sebab sifat-sifat tersebut merupakan karakteristik manusia-manusia yang di-istimewakan, yang dengannya seseorang akan memperoleh derajat tinggi di dunia dan di akhirat, yang merupakan sifat-sifat terbesar dari akhlak mulia.