Faatir
یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔
متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا
ثُمَّ أَوْرَثْنَا ٱلْكِتَـٰبَ ٱلَّذِينَ ٱصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا ۖ فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِۦ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌۢ بِٱلْخَيْرَٰتِ بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَضْلُ ٱلْكَبِيرُ 32
(32) Maka dari itu Allah berfirman, ﴾ ثُمَّ أَوۡرَثۡنَا ٱلۡكِتَٰبَ ٱلَّذِينَ ٱصۡطَفَيۡنَا مِنۡ عِبَادِنَاۖ ﴿ "Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami." Mereka yang terpilih ter-sebut adalah umat ini. ﴾ فَمِنۡهُمۡ ظَالِمٞ لِّنَفۡسِهِۦ ﴿ "Lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri," dengan perbuatan-perbuatan maksiat selain kekafiran, ﴾ وَمِنۡهُم مُّقۡتَصِدٞ ﴿ "dan di antara mereka ada yang pertengahan," hanya melakukan hal-hal yang diwajibkan kepadanya dan mening-galkan yang diharamkan, ﴾ وَمِنۡهُمۡ سَابِقُۢ بِٱلۡخَيۡرَٰتِ ﴿ "dan di antara mereka ada pula yang lebih dahulu berbuat kebaikan." Maksudnya, segera me-lakukannya dan bersungguh-sungguh hingga mengalahkan orang yang lain. Dia adalah orang yang selalu menunaikan apa-apa yang fardhu dan banyak mengerjakan amalan-amalan sunnah, mening-galkan yang haram dan yang makruh. Mereka semua dipilih oleh Allah سبحانه وتعالى untuk mewarisi kitab al-Qur`an ini, sekalipun tingkatan-tingkatan mereka berbeda-beda dan kondisi mereka tidak sama, namun masing-masing dari mereka mempunyai bagian dari wari-sannya hingga orang yang zhalim terhadap dirinya sendiri sekali-pun, sebab sesungguhnya dasar iman, ilmu-ilmu iman, dan amal-amal iman yang mereka miliki merupakan bagian dari warisan al-Kitab (al-Qur`an), karena yang dimaksud warisan al-Kitab ada-lah warisan ilmu, amal, dan mempelajari lafazh-lafazhnya, serta mengambil makna-maknanya. Sedang Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ بِإِذۡنِ ٱللَّهِۚ ﴿ "Dengan izin Allah." Kalimat ini merujuk kepada "yang lebih dahulu berbuat kebaikan" agar ia tidak tertipu dengan amal kebajikannya. Sebab, ia tidak akan ber-gegas melakukan kebaikan-kebaikan kecuali karena taufik dari Allah سبحانه وتعالى dan pertolonganNya. Maka semestinya dia aktif bersyukur kepada Allah سبحانه وتعالى atas karunia yang telah dikaruniakan kepadanya. ﴾ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلۡفَضۡلُ ٱلۡكَبِيرُ ﴿ "Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar." Maksudnya, warisan al-Kitab yang sangat mulia bagi orang yang dipilih oleh Allah سبحانه وتعالى di antara hamba-hambaNya itulah karunia yang sangat besar, yang semua nikmat bila dibandingkan dengannya sama sekali tidak ada artinya. Jadi, nikmat yang paling besar secara keseluruhan dan karunia yang paling agung adalah warisan kitab suci al-Qur`an ini.