سیدھے مواد پر جائیں
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ash-Shu'araa
سورت 26

Ash-Shu'araa

یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔

متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا

آیات 96–104

قَالُوا۟ وَهُمْ فِيهَا يَخْتَصِمُونَ 96 تَٱللَّهِ إِن كُنَّا لَفِى ضَلَـٰلٍ مُّبِينٍ 97 إِذْ نُسَوِّيكُم بِرَبِّ ٱلْعَـٰلَمِينَ 98 وَمَآ أَضَلَّنَآ إِلَّا ٱلْمُجْرِمُونَ 99 فَمَا لَنَا مِن شَـٰفِعِينَ 100 وَلَا صَدِيقٍ حَمِيمٍ 101 فَلَوْ أَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَكُونَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ 102 إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَـَٔايَةً ۖ وَمَا كَانَ أَكْثَرُهُم مُّؤْمِنِينَ 103 وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلْعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ 104

(96-104) ﴾ قَالُواْ ﴿ "Mereka berkata." Maksudnya adalah bala tentara iblis, para pemuja berhala dan patung-patung yang mereka sembah, ﴾ تَٱللَّهِ إِن كُنَّا لَفِي ضَلَٰلٖ مُّبِينٍ 97 إِذۡ نُسَوِّيكُم بِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "Demi Allah, sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata, karena kita telah mem-persamakan kamu dengan Rabb semesta alam," dalam ibadah, mencintai, takut dan berharap, dan kami berdoa kepada kalian sebagaimana kami berdoa kepadaNya. Kesesatan mereka saat itu menjadi jelas bagi mereka. Mereka pun mengakui keadilan Allah dalam meng-hukum mereka, dan hukuman itu benar-benar tepat pada tempat-nya. Mereka tidak menyetarakan berhala-berhala itu dengan Allah, Rabb semesta alam kecuali dalam hal ibadah, bukan dalam hal menciptakan. Hal ini terbukti melalui ucapan mereka, ﴾ بِرَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "Dengan Rabb semesta alam." Mereka mengakui bahwa Allah adalah Rabb semesta alam semuanya, yang termasuk di dalamnya adalah patung-patung dan semua berhala mereka. ﴾ وَمَآ أَضَلَّنَآ ﴿ "Dan tiadalah yang menyesatkan kami," dari jalan hi-dayah dan kebenaran, dan mengajak kami ke jalan kesesatan dan kefasikan, ﴾ إِلَّا ٱلۡمُجۡرِمُونَ ﴿ "kecuali orang-orang yang berdosa." Mereka adalah para pemuka yang menyeru kepada api neraka. ﴾ فَمَا لَنَا ﴿ "Maka kami tidak mempunyai," pada saat itu, ﴾ مِن شَٰفِعِينَ ﴿ "pemberi syafa'at seorang pun," yang dapat memberikan syafa'at ke-pada kami untuk menyelamatkan kami dari azabNya, ﴾ وَلَا صَدِيقٍ حَمِيمٖ ﴿ "dan tidak pula mempunyai teman yang akrab," maksudnya, seorang kerabat setia yang berguna bagi kami, sebagaimana biasanya da-hulu di dunia. Lalu mereka berputus asa dari segala kebaikan dan bersedih hati terhadap apa yang telah mereka lakukan, dan mereka berangan-angan untuk kembali ke dunia agar bisa melakukan amal shalih. ﴾ فَلَوۡ أَنَّ لَنَا كَرَّةٗ ﴿ "Maka sekiranya kita dapat kembali sekali lagi," mak-sudnya, bisa kembali ke dunia, ﴾ فَنَكُونَ مِنَ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ﴿ "niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman," agar kami bisa selamat dari azab dan berhak mendapat pahala! Sama sekali tidak mungkin, sama sekali tidak mungkin! Apa yang mereka inginkan itu sudah tertutup dari mereka dan semua bentuk penggadaian sudah ditutup. ﴾ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ ﴿ "Sesungguhnya pada yang demikian," yaitu pada yang telah Kami jelaskan kepada kalian dan Kami uraikan, ﴾ لَأٓيَةٗۖ ﴿ "benar-benar terdapat tanda-tanda," bagi kalian, ﴾ وَمَا كَانَ أَكۡثَرُهُم مُّؤۡمِنِينَ ﴿ "tetapi ke-banyakan mereka tidak beriman," sekalipun tanda-tanda (bukti-bukti kebenaran) itu diturunkan. ﴾ وَإِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ ٱلۡعَزِيزُ ٱلرَّحِيمُ 104 ﴿ "Dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar Dia-lah Yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang."