سیدھے مواد پر جائیں
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Anbiyaa
سورت 21

Al-Anbiyaa

یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔

متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا

آیت 106

إِنَّ فِى هَـٰذَا لَبَلَـٰغًا لِّقَوْمٍ عَـٰبِدِينَ 106

(106) Allah تعالى memuji kitabNya yang agung, al-Qur`an dan menjelaskan kapasitasnya yang sempurna untuk memenuhi segala sesuatu, dan bahwa ia tidak dapat disepelekan begitu saja. Allah berfirman, ﴾ إِنَّ فِي هَٰذَا لَبَلَٰغٗا لِّقَوۡمٍ عَٰبِدِينَ 106 ﴿ "Sesungguhnya (apa yang disebutkan) dalam (surat) ini, benar-benar menjadi peringatan bagi kaum yang menyembah Allah," maksudnya mereka menjadikannya tangga untuk sampai kepada Rabb mereka dan menuju tempat kemuliaan milikNya. Al-Qur`an mengantarkan mereka menuju cita-cita dan keinginan yang paling penting. Tidak ada tujuan lain bagi kaum abidin (orang-orang yang mengabdikan diri menyembah kepada Allah) yang merupakan makhluk termulia. Karena al-Qur`an telah berperan menangani hal-hal yang mengenai pengetahuan tentang Allah, nama-nama dan sifat-sifatNya, serta perbuatan-per-buatanNya, (menangani) penjelasan tentang berita-berita ghaib yang benar, (menangani) menyeru kepada hakikat-hakikat keimanan dan bukti-bukti keyakinan yang berfungsi menjelaskan perintah-perintah dan larangan-larangan seluruhnya, yang mengenalkan kekurangan-kekurangan jiwa dan amalan serta cara-cara yang seharusnya ditempuh dalam masalah-masalah agama yang pelik maupun yang sudah jelas, dan memperingatkan dari cara-cara tipu daya setan dan celah-celah untuk menerobos manusia. Barang-siapa yang belum tercukupi oleh al-Qur`an, niscaya Allah tidak akan menjadikannya merasa cukup. Dan barangsiapa yang belum tertangani oleh al-Qur`an, niscaya Allah tidak akan memenuhi kebutuhannya.