سیدھے مواد پر جائیں
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Baqara
سورت 2

Al-Baqara

یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔

متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا

آیت 81

بَلَىٰ مَن كَسَبَ سَيِّئَةً وَأَحَـٰطَتْ بِهِۦ خَطِيٓـَٔتُهُۥ فَأُو۟لَـٰٓئِكَ أَصْحَـٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَـٰلِدُونَ 81

Kemudian Allah تعالى menyebutkan hukum yang bersifat umum untuk setiap orang, yang meliputi Bani Israil maupun selain me-reka, yaitu suatu hukum yang tidak ada hukum yang sebanding dengannya, yang bukan dongengan bohong belaka mereka dan dugaan-dugaan dengan perkara orang-orang yang celaka dan orang-orang yang selamat, Allah berfirman, ﴾ بَلَىٰۚ ﴿ "Bukan demikian yang benar," yaitu bukanlah perkara itu seperti apa yang kalian se-butkan, karena ia hanyalah perkataan yang tidak ada maknanya, akan tetapi,

(81) ﴾ مَن كَسَبَ سَيِّئَةٗ ﴿ "barangsiapa yang berbuat dosa," dengan kata berbentuk nakirah (umum) dalam susunan kalimat syarat, maka mencakup kesyirikan ataupun yang lainnya, walaupun maksudnya adalah kesyirikan, dalam hal ini dengan dasar dalil Firman Allah تعالى, ﴾ وَأَحَٰطَتۡ بِهِۦ خَطِيٓـَٔتُهُۥ ﴿ "Dan dia telah diliputi oleh dosa-nya," maksudnya pelakunya telah diliputi hingga dia tidak memi-liki jalan keluar, hal ini tidaklah lain kecuali kesyirikan saja, karena barangsiapa yang memiliki keimanan, maka dia tidak akan diliputi oleh kesalahannya. ﴾ فَأُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلنَّارِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ ﴿ "Mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya." Orang-orang Khawarij berhujjah dengan ayat ini atas kufurnya pelaku kemaksiatan, pada-hal ayat itu sebagai hujjah bantahan terhadap mereka sebagaimana yang jelas Anda lihat, karena ayat itu sebenarnya jelas tentang kesyirikan. Demikianlah setiap pelaku kebatilan selalu berhujjah dengan suatu ayat atau hadits yang shahih untuk memperkuat perkataannya yang batil, sehingga dalil yang dipakainya berhujjah menjadi bantahan yang melawannya.