سیدھے مواد پر جائیں
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Maryam
سورت 19

Maryam

یہ تفسیر السعدی کا ایک ترجمہ ہے جیسا IslamHouse.com اسے saadi.islamenc.com پر شائع کرتا ہے، اس سائٹ کے صفحات سے لیا گیا۔ سائٹ یہ نہیں بتاتی کہ اس کا ترجمہ کس نے کیا اور وہ کس چھپے ہوئے ایڈیشن کی پیروی کرتا ہے، اور اس کا متن لینے کی کوئی شرائط بیان نہیں کرتی، اس لیے اسے دکھانے کا حق تصدیق شدہ نہیں۔ کسی نے اسے چھپی ہوئی کتاب سے نہیں ملایا اور کسی عالم نے اس کا جائزہ نہیں لیا۔ ہر حصہ ان آیات کے ساتھ ہے جن پر وہ تبصرہ کرتا ہے، اور وہ آیات Tanzil کا قرآنی متن ہیں، جیسا وہاں ہے؛ جس آیت کی سائٹ اپنی الگ تفسیر نہیں دیتی وہ اپنے سے پہلے کے حصے کے ساتھ ہوتی ہے، اور فہرست ایسی ہر آیت کا نام لیتی ہے۔ سبیل نے اس میں سے کچھ نہیں لکھا اور نہ اس کا ترجمہ کیا۔

متن ماخوذ ازsaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 کو لیا گیا

آیت 38

أَسْمِعْ بِهِمْ وَأَبْصِرْ يَوْمَ يَأْتُونَنَا ۖ لَـٰكِنِ ٱلظَّـٰلِمُونَ ٱلْيَوْمَ فِى ضَلَـٰلٍ مُّبِينٍ 38

(38) ﴾ أَسۡمِعۡ بِهِمۡ وَأَبۡصِرۡ يَوۡمَ يَأۡتُونَنَا ﴿ "Alangkah terangnya pendengaran mereka dan alangkah tajamnya penglihatan mereka pada hari (ketika) mereka datang kepada Kami," maksudnya alangkah baik pendengaran dan penglihatan mereka kala itu. Sehingga mereka mengakui kekufuran dan kesyirikan serta ucapan-ucapan mereka. Mereka mengatakan, ﴾ رَبَّنَآ أَبۡصَرۡنَا وَسَمِعۡنَا فَٱرۡجِعۡنَا نَعۡمَلۡ صَٰلِحًا إِنَّا مُوقِنُونَ 12 ﴿ "Ya Rabb kami, kami telah melihat dan mendengar, maka kembali-kanlah kami (ke dunia), kami akan mengerjakan amal shalih. Sesungguh-nya kami adalah orang-orang yang yakin." (As-Sajdah: 12). Pada Hari Kiamat, mereka benar-benar meyakini apa yang sebenarnya telah mereka lakukan. ﴾ لَٰكِنِ ٱلظَّٰلِمُونَ ٱلۡيَوۡمَ فِي ضَلَٰلٖ مُّبِينٖ 38 ﴿ "Tetapi orang-orang yang zhalim pada hari ini (di dunia) berada dalam kesesatan yang nyata." Mereka tidak memiliki argumen dalam kesesatan ini. Karena mereka itu antara orang yang menentang lagi sesat di atas bukti nyata, (atau mengetahui kebenaran tetapi menabraknya), dengan orang yang sesat dari jalan kebenaran, mampu mengenal kebenaran dengan baik, tapi dia lebih menyukai kesesatan dan amal kejelekan, tanpa mau berusaha untuk mengetahui perbedaan yang haq dari yang batil. Renungilah, bagaimana Allah berfirman, ﴾ فَوَيۡلٞ لِّلَّذِينَ كَفَرُواْ ﴿ "Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang kafir," setelah ayat ﴾ فَٱخۡتَلَفَ ٱلۡأَحۡزَابُ مِنۢ بَيۡنِهِمۡۖ ﴿ "Maka berselisihlah golongan-golongan (yang ada) di antara mereka." Allah tidak mengatakan "Kecelakaan bagi mereka" (dengan meng-gunakan kata ganti) yang kembali kepada kata al-ahzab (kelompok-kelompok). Karena di antara kelompok-kelompok yang berselisih itu, ada kelompok yang berpandangan dengan benar, sesuai de-ngan yang benar. Kelompok yang benar ini menyatakan bahwa Isa itu adalah hamba Allah dan RasulNya. Mereka beriman kepadanya dan mengikutinya. Mereka ini adalah orang yang beriman, tidak termasuk dalam golongan yang terkena ancaman. Oleh karena itu, Allah hanya mengancam orang-orang kafir saja.