İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · At-Tawba
Sure 9

At-Tawba

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 126

أَوَلَا يَرَوْنَ أَنَّهُمْ يُفْتَنُونَ فِى كُلِّ عَامٍ مَّرَّةً أَوْ مَرَّتَيْنِ ثُمَّ لَا يَتُوبُونَ وَلَا هُمْ يَذَّكَّرُونَ 126

(126) Allah تعالى berfirman mencela mereka yang terus me-nerus berpegang kepada kekufuran dan kemunafikan, ﴾ أَوَلَا يَرَوۡنَ أَنَّهُمۡ يُفۡتَنُونَ فِي كُلِّ عَامٖ مَّرَّةً أَوۡ مَرَّتَيۡنِ ﴿ "Dan tidakkah mereka (orang-orang muna-fik) memperhatikan bahwa mereka diuji sekali atau dua kali setiap tahun", dengan penyakit dan musibah yang menimpa mereka dan dengan perintah-perintah ilahiyah yang maksudnya adalah menguji mereka. ﴾ ثُمَّ لَا يَتُوبُونَ ﴿ "Kemudian mereka tidak (juga) bertaubat", dari keburukan yang mereka pegang. ﴾ وَلَا هُمۡ يَذَّكَّرُونَ ﴿ "Dan tidak (pula) mengambil pelajaran?" Apa yang berguna bagi mereka maka mereka melaku-kannya dan apa yang merugikan mereka maka mereka menjauhi-nya. Allah تعالى menguji mereka sebagaimana ia adalah sunnahNya pada umat-umat lain dengan kemakmuran dan kesulitan, serta dengan perintah dan larangan, agar mereka kembali kepadaNya, namun mereka tidak bertaubat dan tidak pula mengambil pelajaran. Ayat-ayat ini mengandung dalil bahwa iman itu bertambah dan berkurang, bahwa seorang hamba harus memupuk imannya dan menjaganya serta menumbuhkannya dan memperbaharuinya agar ia selalu meningkat.