İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Abasa
Sure 80

Abasa

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

11–16. âyetler

كَلَّآ إِنَّهَا تَذْكِرَةٌ 11 فَمَن شَآءَ ذَكَرَهُۥ 12 فِى صُحُفٍ مُّكَرَّمَةٍ 13 مَّرْفُوعَةٍ مُّطَهَّرَةٍۭ 14 بِأَيْدِى سَفَرَةٍ 15 كِرَامٍۭ بَرَرَةٍ 16

(11-16) Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ كـَلَّآ إِنَّهَا تَذۡكِرَةٞ 11 ﴿ "Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Rabb itu adalah suatu peringat-an," yakni, benar nasihat ini adalah peringatan dari Allah سبحانه وتعالى yang dijadikan sebagai peringatan untuk hamba-hambaNya, dan Allah سبحانه وتعالى menjelaskan semua yang diperlukan oleh manusia dalam kitab-Nya serta memberi penjelasan antara petunjuk dan kesesatan. Bila hal itu telah jelas, ﴾ فَمَن شَآءَ ذَكَرَهُۥ ﴿ "maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya," yakni mempraktikkannya. Seperti yang disebutkan dalam Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ وَقُلِ ٱلۡحَقُّ مِن رَّبِّكُمۡۖ فَمَن شَآءَ فَلۡيُؤۡمِن وَمَن شَآءَ فَلۡيَكۡفُرۡۚ ﴿ "Dan katakanlah, 'Kebenaran itu datangnya dari Rabbmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman), hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir), biarlah ia kafir'." (Al-Kahfi: 29). Kemudian Allah سبحانه وتعالى menjelaskan tempat peringatan ini dan mengagungkannya serta mengangkat derajatnya seraya berfirman, ﴾ فِي صُحُفٖ مُّكَرَّمَةٖ 13 مَّرۡفُوعَةٖ ﴿ "Di dalam kitab-kitab yang dimuliakan, yang diting-gikan," yakni kemuliaan dan derajatnya, ﴾ مُّطَهَّرَةِۭ ﴿ "lagi disucikan," dari berbagai kotoran dan agar tidak diraih oleh tangan-tangan setan atau dicuri, tapi ia berada ﴾ بِأَيۡدِي سَفَرَةٖ ﴿ "di tangan para penulis (malaikat)," mereka adalah para malaikat yang menjadi duta antara Allah سبحانه وتعالى dan hamba-hambaNya, ﴾ كِرَامِۭ ﴿ "yang mulia," yakni yang banyak ke-baikan dan berkahnya, ﴾ بَرَرَةٖ ﴿ "lagi berbakti," baik hati dan baik amal mereka. Semua itu demi menjaga kitab Allah سبحانه وتعالى dengan mengutus para duta malaikat yang mulia, kuat, dan bertakwa, sehingga setan tidak memiliki cara untuk mendekatinya. Dan ini mengharuskan untuk diimani dan diterima.