İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-A'raaf
Sure 7

Al-A'raaf

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 126

وَمَا تَنقِمُ مِنَّآ إِلَّآ أَنْ ءَامَنَّا بِـَٔايَـٰتِ رَبِّنَا لَمَّا جَآءَتْنَا ۚ رَبَّنَآ أَفْرِغْ عَلَيْنَا صَبْرًا وَتَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ 126

(126) ﴾ وَمَا تَنقِمُ مِنَّآ ﴿ "Dan kamu tidak menyalahkan kami." Yakni kamu tidak mencela kami atas pengingkaranmu kepada kami dan ancamanmu kepada kami, kami tidak mempunyai dosa, ﴾ إِلَّآ أَنۡ ءَامَنَّا بِـَٔايَٰتِ رَبِّنَا لَمَّا جَآءَتۡنَاۚ ﴿ "melainkan karena kami telah beriman kepada ayat-ayat Rabb kami ketika ayat-ayat itu datang kepada kami." Jika ini memang dosa yang dicela atasnya dan pelakunya berhak atas hukuman, maka ini adalah dosa kami. Kemudian mereka memohon kepada Allah agar memberi mereka keteguhan dan kesabaran, mereka ber-kata, ﴾ رَبَّنَآ أَفۡرِغۡ عَلَيۡنَا صَبۡرٗا ﴿ "Ya Rabb kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami." Yakni kesabaran yang besar. Ini ditunjukkan oleh kata صَبْرًا dengan bentuk nakirah karena ini adalah ujian besar yang berujung kepada kematian, maka ia memerlukan kesabaran besar agar hati tetap teguh dan orang mukmin tetap tenang dengan imannya serta agar kepanikan sirna darinya. ﴾ وَتَوَفَّنَا مُسۡلِمِينَ ﴿ "Dan wafatkanlah kami dalam keadaan berserah diri (kepadaMu)." Yakni dalam keadaan tun-duk kepada perintahMu dan mengikuti RasulMu. Dan yang zahir bahwa ancaman Fir'aun benar-benar dilakukan kepada mereka dan bahwa Allah meneguhkan mereka di atas iman.