İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · At-Taghaabun
Sure 64

At-Taghaabun

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 8

فَـَٔامِنُوا۟ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَٱلنُّورِ ٱلَّذِىٓ أَنزَلْنَا ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ 8

(8) Setelah Allah سبحانه وتعالى menyebutkan keingkaran orang yang memungkiri Hari Kebangkitan dan hal itu mewajibkan mereka kufur terhadap Allah سبحانه وتعالى dan tanda-tanda kebesaranNya, selan-jutnya Allah سبحانه وتعالى memerintahkan apa yang bisa membentengi diri dari kesengsaraan dan kebinasaan yaitu beriman kepada Allah سبحانه وتعالى, RasulNya, dan KitabNya yang disebut Allah سبحانه وتعالى sebagai cahaya, karena cahaya adalah kebalikan dari kegelapan. Hukum, syariat, dan kabar yang terdapat di dalam kitab yang diturunkan Allah سبحانه وتعالى adalah cahaya yang bisa dijadikan petunjuk dalam kelamnya ke-bodohan yang amat gelap gulita, bisa dijadikan petunjuk dalam kegelapan malam. Petunjuk selain kitab Allah سبحانه وتعالى banyak dampak bahayanya daripada manfaatnya. Keburukannya lebih banyak daripada kebaikannya. Bahkan tidak ada kebaikan dan manfaat pada petunjuk selain kitab Allah سبحانه وتعالى kecuali yang sesuai dengan yang dibawa Rasul. Keimanan terhadap Allah سبحانه وتعالى, Rasul dan Kitab-Nya mengharuskan keteguhan sempurna dan keyakinan yang benar dan diamalkan sesuai dengan tuntutan pembenaran tersebut dengan melakukan perintah-perintah dan menjauhi larangan-la-rangan. ﴾ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٞ ﴿ "Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan," di mana Allah سبحانه وتعالى akan membalas amal baik dan amal buruk kalian.