İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-An'aam
Sure 6

Al-An'aam

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 14

قُلْ أَغَيْرَ ٱللَّهِ أَتَّخِذُ وَلِيًّا فَاطِرِ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَهُوَ يُطْعِمُ وَلَا يُطْعَمُ ۗ قُلْ إِنِّىٓ أُمِرْتُ أَنْ أَكُونَ أَوَّلَ مَنْ أَسْلَمَ ۖ وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلْمُشْرِكِينَ 14

(14) ﴾ قُلۡ ﴿ "Katakanlah" kepada orang-orang yang menye-kutukan Allah dengan sesuatu, ﴾ أَغَيۡرَ ٱللَّهِ أَتَّخِذُ وَلِيّٗا ﴿ "Apakah akan aku ja-dikan pelindung selain dari Allah," dari kalangan para makhluk yang lemah yang akan menolong dan melindungiku. Aku tidak menja-dikan selain Allah sebagai penolong, karena Dia adalah, ﴾ فَاطِرِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Yang menjadikan langit dan bumi," dan pengatur keduanya. ﴾ وَهُوَ يُطۡعِمُ وَلَا يُطۡعَمُۗ ﴿ "Padahal Dia yang memberi makan dan tidak diberi makan." Maksudnya, Dia-lah Pemberi rizki seluruh makhluk tanpa ada kepentingan dariNya kepada mereka. Bagaimana layak bagiku menjadikan penolong selain Allah sang pencipta, pemberi rizki, yang kaya lagi terpuji? ﴾ قُلۡ إِنِّيٓ أُمِرۡتُ أَنۡ أَكُونَ أَوَّلَ مَنۡ أَسۡلَمَۖ ﴿ "Katakanlah, 'Sesungguhnya aku diperintah supaya aku menjadi orang yang pertama kali menyerahkan diri" kepada Allah dengan tauhid dan pasrah ke-padaNya dengan ketaatan, karena aku lebih berhak daripada orang lain untuk menaati perintah-perintah Allah. ﴾ وَلَا تَكُونَنَّ مِنَ ٱلۡمُشۡرِكِينَ ﴿ "Dan jangan sekali-kali kamu termasuk golongan orang-orang musyrik." Maksudnya, aku juga dilarang masuk ke dalam golongan orang-orang musyrik, tidak pada akidah mereka, tidak bergaul dan tidak berkumpul dengan mereka. Ini adalah kewajiban paling kuat dan paling wajib atasku.