Al-Ghaafir
Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.
Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı
ذَٰلِكُمُ ٱللَّهُ رَبُّكُمْ خَـٰلِقُ كُلِّ شَىْءٍ لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ فَأَنَّىٰ تُؤْفَكُونَ 62
(62) ﴾ ذَٰلِكُمُ ﴿ "Yang demikian itu," Yang melakukan semua itu ﴾ ٱللَّهُ رَبُّكُمۡ ﴿ "adalah Allah, Rabbmu," yakni, Yang Esa dalam ulu-hiyahNya (sebagai satu-satunya yang berhak disembah) dan Esa dalam rububiyahNya (sebagai satu-satunya yang mencipta dan mengatur alam semesta). Sebab keesaanNya dalam memberikan nikmat-nikmat tersebut adalah bagian dari rububiyahNya, dan di-wajibkannya bersyukur adalah bagian dari uluhiyahNya. ﴾ خَٰلِقُ كُلِّ شَيۡءٖ ﴿ "Pencipta segala sesuatu." Ini adalah pernyataan tentang RububiyahNya[83] ﴾ لَّآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَۖ ﴿ "tiada tuhan yang berhak disem-bah selain Dia," adalah pernyataan bahwa Dia-lah yang berhak di-sembah, tidak ada sekutu bagiNya. Kemudian ditegaskan perintah untuk menyembahNya, seraya berfirman, ﴾ فَأَنَّىٰ تُؤۡفَكُونَ ﴿ "maka bagai-manakah kamu dapat dipalingkan?!" Maksudnya, bagaimana kalian berpaling dari ibadah kepadaNya semata, tiada sekutu bagiNya setelah ditegaskan dalilnya kepada kalian dan ditampakkan jalan-nya kepada kalian?