İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Saba
Sure 34

Saba

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

40–41. âyetler

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا ثُمَّ يَقُولُ لِلْمَلَـٰٓئِكَةِ أَهَـٰٓؤُلَآءِ إِيَّاكُمْ كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ 40 قَالُوا۟ سُبْحَـٰنَكَ أَنتَ وَلِيُّنَا مِن دُونِهِم ۖ بَلْ كَانُوا۟ يَعْبُدُونَ ٱلْجِنَّ ۖ أَكْثَرُهُم بِهِم مُّؤْمِنُونَ 41

(40-41) ﴾ وَيَوۡمَ يَحۡشُرُهُمۡ جَمِيعٗا ﴿ "Dan (ingatlah) pada hari Allah me-ngumpulkan mereka semuanya," yakni, para penyembah kepada selain Allah dan sesembahan-sesembahan selain Allah dari golongan malaikat, ﴾ ثُمَّ يَقُولُ ﴿ "kemudian Dia berfirman" yaitu Allah ﴾ لِلۡمَلَٰٓئِكَةِ ﴿ "kepada malaikat," dengan nada mencela orang-orang yang menyem-bahnya, ﴾ أَهَٰٓؤُلَآءِ إِيَّاكُمۡ كَانُواْ يَعۡبُدُونَ ﴿ "Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?" Maka malaikat pun berlepas diri dari penyembahan mereka, dan ﴾ قَالُواْ سُبۡحَٰنَكَ ﴿ "mereka menjawab, 'Mahasuci Engkau'," maksudnya, untuk menyucikanMu dan mengquduskanMu dari sekutu atau-pun tandingan, ﴾ أَنتَ وَلِيُّنَا مِن دُونِهِمۖ ﴿ "Engkau-lah pelindung kami, bukan mereka." Kami sangat membutuhkan perlindunganMu lagi sangat memerlukannya, lalu bagaimana mungkin kami mengajak makhluk selain kami untuk beribadah (menyembah) kepada kami? Atau bagaimana mungkin kami akan menjadikan diri kami sebagai pe-lindung dan sekutu dari selain Engkau. Akan tetapi kaum musy-rikin itu ﴾ كَانُواْ يَعۡبُدُونَ ٱلۡجِنَّۖ ﴿ "telah menyembah jin," setan-setan yang memerintah mereka menyembah kami atau menyembah selain kami, lalu mereka menaatinya. Ketaatan mereka kepada setan-setan itulah wujud penyembahan mereka, sebab ibadah itu adalah ketaatan, seperti yang difirmankan Allah سبحانه وتعالى kepada setiap orang yang menyembah sembahan-sembahan selain Dia, ﴾ أَلَمۡ أَعۡهَدۡ إِلَيۡكُمۡ يَٰبَنِيٓ ءَادَمَ أَن لَّا تَعۡبُدُواْ ٱلشَّيۡطَٰنَۖ إِنَّهُۥ لَكُمۡ عَدُوّٞ مُّبِينٞ 60 وَأَنِ ٱعۡبُدُونِيۚ هَٰذَا صِرَٰطٞ مُّسۡتَقِيمٞ 61 ﴿ "Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah setan? Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagi kamu, dan hendaklah kamu menyembahKu. Inilah jalan yang lurus." (Yâsîn: 60-61). ﴾ أَكۡثَرُهُم بِهِم مُّؤۡمِنُونَ ﴿ "Kebanyakan mereka beriman kepada jin itu." Maksudnya, mereka membenarkan jin dan tunduk patuh kepada mereka, sebab iman itu adalah pembenaran yang mewajibkan sikap tunduk.