Al-Ahzaab
Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.
Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı
أَشِحَّةً عَلَيْكُمْ ۖ فَإِذَا جَآءَ ٱلْخَوْفُ رَأَيْتَهُمْ يَنظُرُونَ إِلَيْكَ تَدُورُ أَعْيُنُهُمْ كَٱلَّذِى يُغْشَىٰ عَلَيْهِ مِنَ ٱلْمَوْتِ ۖ فَإِذَا ذَهَبَ ٱلْخَوْفُ سَلَقُوكُم بِأَلْسِنَةٍ حِدَادٍ أَشِحَّةً عَلَى ٱلْخَيْرِ ۚ أُو۟لَـٰٓئِكَ لَمْ يُؤْمِنُوا۟ فَأَحْبَطَ ٱللَّهُ أَعْمَـٰلَهُمْ ۚ وَكَانَ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرًا 19
(19) ﴾ أَشِحَّةً عَلَيۡكُمۡۖ ﴿ "Mereka bakhil terhadapmu" dengan raga mereka di kala peperangan, dan dengan harta mereka di kala (di-seru. Pent.) berinfak untuk peperangan. Mereka tidak berjihad dengan harta dan jiwa raga mereka. ﴾ فَإِذَا جَآءَ ٱلۡخَوۡفُ رَأَيۡتَهُمۡ يَنظُرُونَ إِلَيۡكَ ﴿ "Apa-bila datang ketakutan, kamu lihat mereka itu memandang kepadamu," sebagaimana melihatnya orang yang akan pingsan, ﴾ عَلَيۡهِ مِنَ ٱلۡمَوۡتِۖ ﴿ "karena akan mati," karena sikap pengecut yang mengoyak hati me-reka dan karena kegelisahan yang menakutkan, dan karena mereka sangat khawatir kalau mereka dipaksa melakukan sesuatu yang sangat tidak mereka suka, yaitu berperang. ﴾ فَإِذَا ذَهَبَ ٱلۡخَوۡفُ ﴿ "Dan apabila ketakutan telah hilang," dan mereka sudah berada dalam kondisi aman dan tenang, ﴾ سَلَقُوكُم بِأَلۡسِنَةٍ حِدَادٍ ﴿ "mereka mencaci kamu dengan lidah yang tajam," maksudnya, mereka berbicara kepada kalian dengan perkataan yang tajam dan klaim-klaim yang tidak benar; dan ketika engkau mendengar mereka, maka engkau menduga bahwa mereka adalah orang-orang pem-berani dan kestria, ﴾ أَشِحَّةً عَلَى ٱلۡخَيۡرِۚ ﴿ "sedang mereka bakhil untuk berbuat kebaikan," yang diinginkan dari mereka. Ini adalah keburukan yang terburuk yang ada pada manusia, yaitu kalau dia menjadi kikir dengan apa yang diperintahkan kepadanya, kikir dengan hartanya untuk membelanjakannya pada jalan yang benar, kikir dengan raganya untuk berjihad memerangi musuh Allah, atau untuk ber-dakwah fi sabilillah, kikir dengan kedudukannya, kikir dengan ilmu, nasihat dan ide-idenya. ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ ﴿ "Mereka itu" orang-orang yang seperti itu kondisinya, ﴾ لَمۡ يُؤۡمِنُواْ ﴿ "tidak beriman," disebabkan karena ketiadaan iman, maka Allah menghapuskan (pahala) amalnya. ﴾ وَكَانَ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٗا ﴿ "Dan yang demikian itu adalah mudah bagi Allah." Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka telah dilindungi oleh Allah dari kekikiran diri mereka dan mereka dibimbing oleh Allah untuk mengorban-kan apa yang diperintahkan kepada mereka, seperti mengorbankan raga di dalam perang fi sabilillah dan meninggikan kalimatNya, serta mengorbankan harta mereka untuk berinfak dalam berbagai jalan kebaikan, dan mengorbankan kedudukan dan ilmu mereka.