İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Aal-i-Imraan
Sure 3

Aal-i-Imraan

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 143

وَلَقَدْ كُنتُمْ تَمَنَّوْنَ ٱلْمَوْتَ مِن قَبْلِ أَن تَلْقَوْهُ فَقَدْ رَأَيْتُمُوهُ وَأَنتُمْ تَنظُرُونَ 143

(143) ﴾ وَلَقَدۡ كُنتُمۡ تَمَنَّوۡنَ ٱلۡمَوۡتَ مِن قَبۡلِ أَن تَلۡقَوۡهُ ﴿ "Sungguh kamu mengharap-kan mati (syahid) sebelum kamu menghadapinya." Hal tersebut karena banyak di antara para sahabat رضي الله عنهم yang tidak ikut dalam perang Badar, mereka bercita-cita agar Allah mengikutkan mereka dalam suatu peperangan di mana mereka mengerahkan segala kemampuan mereka padanya. Allah تعالى berfirman kepada mereka, ﴾ فَقَدۡ رَأَيۡتُمُوهُ ﴿ "(Sekarang) sungguh kamu telah melihatnya", maksudnya kalian telah menyaksikan dengan mata kalian apa yang kalian cita-citakan, ﴾ وَأَنتُمۡ تَنظُرُونَ ﴿ "dan kamu menyaksikannya," lalu kenapa kalian tidak bersabar? Kondisi seperti itu tidaklah patut dan tidak baik, khusus-nya bagi orang-orang yang bercita-cita ikut perang dan mengharap-kan apa yang dicita-citakannya itu. Seharusnya dirinya mengerah-kan segala kemampuan dan kekuatannya dalam hal tersebut. Ayat ini menunjukkan bolehnya bercita-cita syahid. Hal itu atas dasar bahwa Allah تعالى mengakui cita-cita mereka dan tidak mengingkarinya. Allah hanyalah mengingkari tindakan berpangku tangan, dan tidak beramal sesuai dengan tuntutan cita-cita tersebut, dan Allah Maha Mengetahui.