Al-Furqaan
Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.
Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı
وَٱلَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ ٱلزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا۟ بِٱللَّغْوِ مَرُّوا۟ كِرَامًا 72
(72) ﴾ وَٱلَّذِينَ لَا يَشۡهَدُونَ ٱلزُّورَ ﴿ "Dan orang-orang yang tidak mem-berikan persaksian palsu," maksudnya mereka tidak menghadiri ke-palsuan, yaitu perkataan dan perbuatan yang diharamkan. Mereka menghindari majelis-majelis yang banyak mengandung perkataan-perkataan atau perbuatan-perbuatan yang diharamkan, seperti mempermasalahkan ayat-ayat Allah, debat batil, menggunjing, memfitnah (adu-domba), memaki, menuduh berbuat zina, mem-perolok-olok, lagu-lagu haram, minum khamar, alas-alas yang ter-buat dari kain sutra, gambar-gambar dan lain-lain. Kalaulah mereka tidak menyaksikan kepalsuan, maka lebih utama lagi mereka tidak mengatakannya dan mengerjakannya. Kesaksian palsu masuk ke dalam kategori ucapan palsu, dan masuk ke dalam maksud ayat ini secara lebih utama. ﴾ وَإِذَا مَرُّواْ بِٱللَّغۡوِ ﴿ "Dan apabila mereka bertemu dengan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaidah," yaitu pembicaraan yang tidak me-ngandung kebaikan dan faidah religi ataupun duniawi, seperti pembicaraan orang-orang yang dungu dan yang serupa dengannya, ﴾ مَرُّواْ كِرَامٗا ﴿ "mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya." Maksudnya mereka mencegah diri mereka dan memuliakan diri-nya dari tindakan ikut serta tenggelam di dalamnya dan mereka berpendapat bahwa tindakan ikut serta tenggelam di dalamnya (meskipun tidak mengandung dosa) tetapi ia merupakan tindakan bodoh yang mencemari kemanusiaan dan kewibawaan. Mereka menjaga kesucian diri mereka darinya. Dan pada FirmanNya, ﴾ وَإِذَا مَرُّواْ بِٱللَّغۡوِ ﴿ "Dan apabila mereka bertemu dengan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaidah," terdapat sebuah isyarat bahwa mereka tidak bermaksud menghadirinya ataupun mendengarkannya, akan tetapi hal itu terjadi saat bertemu secara kebetulan tanpa kesengajaan. Mereka memuliakan diri mereka darinya.