İçeriğe geç
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Muminoon
Sure 23

Al-Muminoon

Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.

Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı

Ayet 53

فَتَقَطَّعُوٓا۟ أَمْرَهُم بَيْنَهُمْ زُبُرًا ۖ كُلُّ حِزْبٍۭ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ 53

(53) Akan tetapi, orang-orang zhalim lagi para pecundang enggan menyambut kecuali berbuat pelanggaran saja. Karenanya, Allah berfirman, ﴾ فَتَقَطَّعُوٓاْ أَمۡرَهُم بَيۡنَهُمۡ زُبُرٗاۖ ﴿ "Kemudian mereka (pengikut-pengikut rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah-belah menjadi be-berapa pecahan," maksudnya terputuslah (ikatan) orang-orang yang mengaku pengikut para nabi. ﴾ أَمۡرَهُم ﴿ "Urusan mereka," yaitu urusan agama mereka ﴾ بَيۡنَهُمۡ زُبُرٗاۖ ﴿ "terpecah belah menjadi beberapa pecahan pada mereka," beberapa kelompok. ﴾ كُلُّ حِزۡبِۭ بِمَا لَدَيۡهِمۡ ﴿ "Tiap-tiap golongan dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing)," yaitu dengan ilmu dan agama yang mereka miliki, ﴾ فَرِحُونَ ﴿ "merasa bangga," mereka menyangka diri mereka berada di atas rel kebenaran, sementara orang lain tidak berada di garis yang lurus. Padahal orang yang berada di atas kebenaran dari mereka, ialah orang-orang yang berjalan mengikuti para rasul, dengan cara memakan makanan yang baik-baik dan beramal shalih. Selain mereka, berada dalam kubangan kebatilan.