Al-Muminoon
Bu, as-Saʿdī’nin tefsirinin, IslamHouse.com’un saadi.islamenc.com adresinde yayımladığı hâliyle bir çevirisidir; o sitenin sayfalarından okunmuştur. Site, kimin çevirdiğini ya da hangi basılı neşri izlediğini söylemez ve metnini almak için hiçbir şart belirtmez; bu yüzden bunu gösterme hakkı doğrulanmamıştır. Kimse bunu basılı bir kitapla karşılaştırmadı ve hiçbir âlim gözden geçirmedi. Her bölüm, yorumladığı âyetlerin yanında durur; bu âyetler Tanzil’in Kur’ân metnidir, orada olduğu gibi gösterilir; sitenin kendine ait bir yorum vermediği bir âyet kendisinden önceki bölümle birlikte durur ve dizin böyle her âyeti adıyla anar. Sabīl bunun hiçbirini yazmamış ve çevirmemiştir.
Metin kaynağı:saadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)2026-10-22 tarihinde alındı
أَفَحَسِبْتُمْ أَنَّمَا خَلَقْنَـٰكُمْ عَبَثًا وَأَنَّكُمْ إِلَيْنَا لَا تُرْجَعُونَ 115 فَتَعَـٰلَى ٱللَّهُ ٱلْمَلِكُ ٱلْحَقُّ ۖ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ ٱلْعَرْشِ ٱلْكَرِيمِ 116
(115) Maksudnya, ﴾ أَفَحَسِبۡتُمۡ ﴿ "Maka apakah kamu mengira," wahai makhluk, ﴾ أَنَّمَا خَلَقۡنَٰكُمۡ عَبَثٗا ﴿ "bahwa sesungguhnya Kami men-ciptakan kamu secara main-main (saja)," yaitu sia-sia dan batil, kalian makan dan minum, berjalan dan menikmati kelezatan dunia, se-mentara Kami membiarkan kalian tanpa memerintah dan melarang, tanpa memberi pahala dan hukuman. Oleh karena itu, Dia ber-firman, ﴾ وَأَنَّكُمۡ إِلَيۡنَا لَا تُرۡجَعُونَ ﴿ "Dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami." Hal ini tidak terbetik di dalam hatimu. (116) ﴾ فَتَعَٰلَى ٱللَّهُ ﴿ "Maka Mahatinggi Allah," maksudnya, Mahaagung dan Mahatinggi dari dugaan batil ini yang (berujung) kembali kepada celaan di dalam hikmahNya.﴾ ٱلۡمَلِكُ ٱلۡحَقُّۖ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ ٱلۡعَرۡشِ ٱلۡكَرِيمِ ﴿ "Raja Yang Sebenarnya; tidak ada tuhan (yang berhak disembah) kecuali Dia, Rabb (Yang mempunyai) Arasy yang mulia." KedudukanNya sebagai Raja bagi seluruh makhluk, yang benar di dalam kejujuran, janji, [dan] ancamanNya, sebagai sesembahan karena kesempurnaan yang dimilikiNya, sebagai Rabb dari Arasy yang mulia dan segala sesuatu yang di bawahnya, termasuk bab yang paling utama, yaitu tercegah menciptakanmu dalam keadaan sia-sia.